HOT TOPIC
Memanas! Hamas Nyalakan Api 'Neraka' ke Israel, Netanyahu Kunjungi AS untuk Balas Dendam?
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Kelompok perlawanan Palestina meluncurkan serangan besar-besaran menyasar wilayah Israel pada Minggu (6/4/2025) malam.
Brigade Al-Qassam menyebut, neraka bagi Israel telah dimulai.
Setidaknya ada 10 proyektil yang diluncurkan perlawanan menyasar kota Israel.
Baca: 40.000 Hamas Muncul Jadi Lapis Utama Perang, Jadi Momok Israel saat Tentara Zionis Mundur Massal
Serangan tersebut menyebabkan kepanikan luar biasa bagi pemukim.
Sirene tanda peringatan pun meraung-raung di berbagai wilayah.
Dalam pernyataannya, Brigade Al Qassam menyinggung kata-kata yang kerap digemakan Amerika Serikat (AS) dan Israel soal akan terciptanya gerbang neraka di Gaza.
Dari rentetan serangan rudal yang mereka luncurkan, Brigade Al Qassam menyebut jika neraka dari mereka untuk Israel sudah dimulai.
Mereka menegaskan, serangan ini sebagai respons terhadap kejahatan pendudukan Zionis terhadap rakyat Gaza.
Diketahui, serangan besar Hamas menyasar Ashdod, kota Ashdod, dan Ashkelon.
Kota Ashkelon, Ashdod, Yavne dan kota-kota lain di wilayah Shfela dan Lachish keos dengan terdengarnya suara sirene.
Jutaan pemukim Israel berlarian mencari perlindungan.
Sementara tiga orang dilaporkan terluka akibat serangan ini.
Baca: Zionis Kalang Kabut, Kehabisan Tentara Perang Malah Kini Digempur 40.000 Pasukan Hamas Lapis Baru
Hal ini diungkapkan oleh Direktur Jenderal Magen David Adom Eli Bin.
Di sisi lain, Presiden Amerika Serikat Donald Trump bertemu dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di Gedung Putih.
Dalam pertemuan itu, Trump menginginkan Israel segera mengakhiri perang.
Permintaan itu disampaikan oleh Trump di Gedung Putih Amerika Serikat pada Senin (7/4).
"Saya ingin melihat perang berakhir, dan saya pikir perang akan berakhir pada suatu titik, itu tidak akan terjadi dalam waktu dekat," kata Trump.
Trump mengatakan upaya pembebasan sandera yang di tahan Hamas di Gaza sedang berlangsung.
Namun Trump tidak memungkiri bahwa pembebasan sandera merupakan proses yang panjang.
Trump mengatakan, Israel sedang mengupayakan kesepakatan lain soal pembebasan sandera.
Di sisi lain Netanyahu mengatakan dirinya juga membahas rencana Trump soal masa depan Gaza.
Rencana tersebut adalah mengambil alih Gaza dengan mengusir warganya.
Yang mana rencana tersebut telah dikecam secara global karena dianggap sebagai usulan pembersihan etnis.
(Tribun-Video.com)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Bertemu Netanyahu, Trump Minta Israel Segera Akhiri Perang Gaza demi Bisa 'Usir' Warga Palestina
Video Production: Diah Putri Pamungkas
Sumber: Tribunnews.com
Berita Terkini
Janji Mossad Acak-acak Iran Belum Terwujud, PM Netanyahu Kini Dilanda Rasa Frustrasi
Rabu, 25 Maret 2026
Konflik Palestina Vs Israel
Netanyahu Khianati Utusan Trump? PM Israel Diklaim Perintahkan IDF Serang Negosiator Hamas di Qatar
Minggu, 19 Oktober 2025
HOT TOPIC
Israel Kalang-Kabut! Granat IDF Justru Hantam Pasukan PBB hingga Bakal Hadapi Tentara Elite AS
Rabu, 15 Oktober 2025
HOT TOPIC
Israel Panik! Kocar-Kacir imbas Gencatan Gaza, Trump Dipuji, Netanyahu Justru Diserang Sekutu
Sabtu, 11 Oktober 2025
HOT TOPIC
Alarm 'Kiamat' Israel! IDF Mati Terkapar Disabotase Al Qassam, Kekuasaan Netanyahu di Ujung Tanduk
Selasa, 7 Oktober 2025
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.