Mancanegara
Hidup Enak di Amerika Serikat, Putra Netanyahu Dicap Pengkhianat oleh Tentara Israel
TRIBUN-VIDEO.COM - Di tengah konflik antara Israel-Hamas, para tentara Israel justru marah dengan Yair, putra Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.
Mereka tak terima, Yair tidak masuk di antara 300 ribu tentara cadangan yang dimobilisasi untuk melawan Hamas.
Namun, ia justru hidup enak di Florida, AS untuk melakukan kegiatan amal nirlaba.
Hal itu diungkapkan oleh tentara yang ditugaskan untuk menghadapi Hizbullah di perbatasan Lebanon, yang tidak disebutkan namanya.
“Yair menikmati hidupnya di Miami Beach sementara saya berada di garis depan,”.
Pasalnya, karena hal itulah para tentara Israel merasa bahwa tindakan Yair merupakan sebuah pengkhianatan.
Baca: Perlawanan Besar-besaran ke Israel! Pemimpin Hamas-Hizbullah-Jihad Islam Bertemu Bahas Perang
Tentara tersebut juga mengeluh, bahwa orang-orang yang bertanggung jawab atas situasi saat ini justru tidak memiliki beban mereka.
Sehingga memicu kemarahan dan ketidakpercayaan di kalangan tentara Israel.
“Saudara-saudara kita, bapak-bapak kita, anak-anak kita, semua akan maju ke garis depan, tapi Yair masih belum ada di sini. Hal ini tidak membantu membangun kepercayaan pada kepemimpinan negara,” kata tentara tersebut.
Hal senada juga diungkapkan oleh tentara lainnya.
Pasalnya, ia harus terbang kembali dari Amerika dan meninggalkan pekerjaan, kehidupan dan keluarganya.
Baca: Suriah Murka 8 Tentaranya Tewas Dirudal Israel, Lantang Beri Dukungan Penuh Militer ke Hamas
Namun putra PM Israel sendiri justru tidak ikut bertempur.
Padahal menurutnya, di momen seperti ini seharusnya mereka bersatu.
Di mana setiap orang harus ikut berperang, termasuk PM Isarel Netanyahu dan putranya.
“Tidak mungkin saya bisa tinggal di sana dan meninggalkan negara saya, rakyat saya, pada saat kritis ini. Dimana putra perdana menteri? Kenapa dia tidak ada di Zionis Israel?” kata prajurit itu.
“Ini adalah momen yang paling menyatukan bagi kita sebagai warga Zionis Israel dalam sejarah kita baru-baru ini dan setiap orang dari kita harus berada di sini saat ini, termasuk putra perdana menteri.”
VP: Yonatan Krisna Halman Tri Santosa
(*)
Baca berita terkait lainnya di sini.
# Hizbullah # Hamas # Israel # Benjamin Netanyahu
Sumber: Tribun Video
Tribunnews Update
PBB Kecam Serangan yang Tewaskan Pasukan UNIFIL Indonesia, Sebut Insiden Kejahatan Perang
3 hari lalu
Tribunnews Update
Rangkuman Perang AS-Iran: Teheran Tuntut Bayar 'Uang Darah', Sumpah Mojtaba Balaskan Dendam Khamenei
3 hari lalu
Tribunnews Update
Kepala Energi Atom Iran Tegaskan Program NuklirTak akan Dihentikan Meski Ditekan AS dan Israel
3 hari lalu
Mancanegara
Hizbullah Geram Digempur Israel di Tengah Gencatan, Tolak Tawaran Negosiasi Usulan Netanyahu
3 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.