Terkini Nasional
Upah Minimum 2023 Tak Lebih 10 Persen, Menaker Ida Fauziyahb Berikan Keterangan
TRIBUN-VIDEO.COM, JAKARTA - Pemerintah mengeluarkan aturan khusus terkait penetapan upah minimum 2023 pada Jumat (18/11/2022), yang salah satunya berkaitan dengan formula penghitungan upah.
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengatakan pemerintah mengambil kebijakan penyesuaian upah minimum untuk tahun 2023.
Menaker mengatakan saat ini hampir seluruh daerah telah melakukan proses penghitungan upah minimum.
"Kebijakan upah minimum pada dasarnya merupakan salah satu instrumen untuk mewujudkan hak pekerja/buruh atau penghidupan yang layak bagi kemanusiaan," kata Menaker dalam sebuah video, Sabtu (19/11/2022).
Baca: Heran Kenaikan Upah Minimum Dibatasi Maksimal 10 Persen, Presiden Buruh: Ini Menimbulkan Kebingungan
Aturan penyesuaian upah minimum dibuat didasarkan pada kemampuan daya beli dan pertumbuhan ekonomi (PE).
Adapun penyempurnaan formula penghitungan upah minimum bagi daerah yang telah memiliki upah minimum, rumusannya adalah upah minimum yang akan ditetapkan merupakan penjumlahan antara UM yang telah berjalan (tahun ini) dengan perkalian penyesuaian nilai upah minimum dan upah minimum tahun berjalan.
UM (t+1) = UM (t) + (Penyesuaian Nilai UM x UM (t)
Penyesuaian UM, rumusannya adalah penjumlahan antara inflasi perkalian pertumbuhan ekonomi dan alpha (a).
Penyusunan Nilai UM = Inflasi + (PE x a)
"Yang dimaksud inflasi adalah inflasi provinsi yang dihitung dari periode September tahun sebelumnya sampai dengan periode September tahun berjalan," ujarnya.
Baca: Sah! Upah Minimum Pekerja Tahun Depan Bakal Naik Maksimal 10 Persen, Begini Penjelasan Kemnaker RI
Adapun penghitungan PE, bagi provinsi menggunakan penghitungan ekonomi provinsi kuartal 1 sampai dengan 3 tahun berjalan dan kuartal 4 tahun sebelumnya terhadap pertumbuhan ekonomi provinsi kuartal 1 sampai dengan 3 di tahun sebelumnya dan kuartal 4 pada tahun sebelumnya.
Bagi kabupaten/kota dihitung menggunakan data pertumbuhan ekonomi kabupaten/kota kuartal 1 sampai dengan 4 tahun sebelumnya, terhadap pertumbuhan ekonomi kuartal 1 sampai dengan 4 tahun sebelumnya.
"Yang dimaksud dengan Alpha, merupakan indeks tertentu yang menggambarkan kontribusi tenaga kerja terhadap pertumbuhan ekonomi nilai tertentu dalam rentang 0,10 sampai dengan 0,30."
Baca: Khawatir Resesi 2023, Serikat Buruh di Perbatasan RI-Malaysia Minta Kenaikan Upah hingga 13 Persen
Ida mengatakan penentuan nilai alpha harus mempertimbangkan kondisi produktivitas dan perluasan kesempatan kerja.
Seluruh data yang digunakan dalam penghitungan upah minimum berasal dari lembaga yang berwenang di bidang statistik
"Yang perlu diperhatikan adalah penyesuaian nilai upah minimum, baik di provinsi kabupaten/kota tidak melebihi 10 persen." (*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Menaker Terbitkan Formula Penetapan Upah Minimum 2023, Tidak Boleh Naik Lebih Dari 10 Persen
# Ida Fauziyah # Menaker # UMP # upah minimum kota/kabupaten
Video Production: Latif Ghufron Aula
Sumber: Tribunnews.com
TRIBUNNEWS UPDATE
Menaker Yassierli Tegaskan WFH bagi Swasta Tidak Wajib, RI Khawatir Ganggu Pertumbuhan Ekonomi
16 jam lalu
Tribunnews Update
Kabar Baik! Menaker Tegaskan Bonus Hari Raya Ojol 2026 Lebih Besar, Sasar Lebih Banyak Penerima
Jumat, 27 Februari 2026
Ketika Menaker Gratiskan Biaya Pembinaan Ahli K3 Umum: Tahun Lalu Kami Disorot KPK
Rabu, 25 Februari 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Sidang Noel Bongkar Dugaan Titipan Rp50 Juta ke Eks Menaker Ida, Saksi Sebut Ada Perintah Atasan
Jumat, 6 Februari 2026
LIVE UPDATE
Nasib Tragis Pekerja Medis di Lhokseumawe: Terpaksa di-PHK Jelang Ramadan akibat Ekses Penerapan UMP
Selasa, 3 Februari 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.