Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) melancarkan serangan yang menyasar markas besar Armada Kelima AS di Bahrain.
Pangkalan yang digempur Iran adalah pangkalan udara regional Amerika yang ada di Kuwait.
Baca: IRGC Lancarkan Serangan Balasan, Markas Armada Kelima AS & Posisi Militer Jadi Target Rudal & Drone
Serangan IRGC adalah gempuran balasan atas dua aksi agresi AS yang menargetkan aset Iran.
IRGC mengatakan memanasnya situasi tersebut dimulai larut malam ketika sebuah kapal tanker minyak Iran dihantam di dekat Selat Hormuz pada Rabu (3/6/2026).
Iran mengklaim bahwa AS telah menghantam kapal tanker minyak Iran dengan proyektil udara.
Baca: Respons Serangan Amerika, IRGC Hujani Markas Armada Kelima AS dengan Drone dan Rudal Balas Dendam
Serangan itu dilancarkan di sekitaran Selat Hormuz.
Gempuran AS tersebut memicu kerusakan pada mesin kapal.
Sebagai balasan, Iran langsung melesatkan rudal yang menyasar pangkalan udara AS di Kuwait.
Baca: Penampakan Keganasan IRGC! 20 Pangkalan Militer AS Hancur Lebur Dibombardir Iran
IRGC menegaskan bahwa pasukannya akan terus melakukan serangan balasan atas setiap agresi yang dilakukan AS.
Sejauh ini, Iran dilaporkan menghantam lebih dari 100 gelombang serangan terhadap target AS.
Berbagai target sensitif dan strategis AS dan Israel dihantam rudal canggih.
Baca: IRGC Memanas! 20 Pangkalan Militer Hancur Lebur Diserang Rudal & Drone Iran, 8 Negara Ikut Keok
IRGC hingga kini juga masih menutup Selat Hormuz sebagai ancaman nyata bagi pasukan AS. (Tribun-Video.com)
Baca juga berita terkait di sini
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.