Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Kepala Badan Gizi Nasional atau BGN, Nanik S Deyang, menegaskan pihaknya akan menghentikan sementara pengajuan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau SPPG, termasuk pembangunan dapur baru untuk program Makan Bergizi Gratis atau MBG.
Pernyataan tersebut disampaikan Nanik S Deyang didampingi Wakil Kepala BGN, Agustina Arumsari, saat menjawab pertanyaan awak media pada Kamis, 4 Juni 2026.
Baca: BGN Siapkan Efisiensi Anggaran, Nanik S Deyang Sebut Prioritas Beralih ke Wilayah 3T dan Balita
Menurut Nanik, kebijakan penghentian sementara ini dilakukan sebagai bagian dari evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis yang saat ini terus diperluas di berbagai daerah.
BGN ingin memastikan seluruh SPPG yang telah beroperasi dapat berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan sebelum membuka pengajuan baru. Evaluasi tersebut mencakup aspek operasional, distribusi makanan, kualitas pelayanan, hingga kesiapan sumber daya manusia.
Nanik menegaskan langkah ini bukan berarti pemerintah menghentikan program Makan Bergizi Gratis. Sebaliknya, kebijakan tersebut bertujuan memperkuat kualitas pelaksanaan program agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
Baca: Nanik S Deyang Bicara soal Reformasi BGN seusai 3 Pimpinan Ditangkap Kejagung, Fokus ke Wilayah 3T
"Kami akan menghentikan sementara pengajuan SPPG atau dapur baru sambil melakukan evaluasi dan penataan," ujar Nanik kepada awak media.
Sementara itu, Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari menjelaskan bahwa proses evaluasi diperlukan untuk memastikan setiap dapur MBG memenuhi standar keamanan pangan, tata kelola, serta efektivitas distribusi makanan kepada para penerima manfaat.
Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu program prioritas pemerintah yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya anak-anak sekolah dan kelompok rentan.
Baca: Kecam Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN, PDIP: Jangan Hobi Cuci Tangan, Publik Bisa Nilai Sendiri
Seiring perluasan program di berbagai wilayah Indonesia, pemerintah menilai perlu adanya penguatan sistem agar implementasi di lapangan berjalan lebih optimal dan berkelanjutan.
Keputusan penghentian sementara pengajuan dapur baru ini pun menjadi perhatian berbagai pihak, terutama calon mitra dan daerah yang tengah mempersiapkan pembangunan fasilitas pendukung program MBG.
BGN memastikan setelah proses evaluasi selesai, pemerintah akan kembali membuka peluang pengajuan baru dengan mekanisme yang lebih terukur dan sesuai kebutuhan di lapangan. (*)
Baca juga berita terkait di sini
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.