Tribun Video Update
IRGC Lancarkan Serangan Balasan, Markas Armada Kelima AS & Posisi Militer Jadi Target Rudal & Drone
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) melancarkan serangan balasan.
Markas Armada Kelima Amerika Serikat (AS) dan posisi militer vital milik Amerika lainnya di Teluk menjadi sasaran rudal dan drone Iran.
Baca: Respons Serangan Amerika, IRGC Hujani Markas Armada Kelima AS dengan Drone dan Rudal Balas Dendam
Mengutip Al Mayadeen pada (3/6), hal ini diumumkan oleh IRGC dalam pernyataan terbarunya.
Perlu diketahui di awal, ledakan dilaporkan terjadi di dekat Pulau Qeshm Iran, dekat daerah Suza dan Masan pada Selasa (2/6/2026) malam.
Sementara Kuwait dan Bahrain dilaporkan sampai mengaktifkan sistem pertahanan udaranya.
Rinciannya, di Kuwait, diaktifkannya sistem udara menyusul laporan serangan rudal dan drone yang menargetkan lokasi militer pasukan AS di Teluk, beberapa menit setelah serangan di Qeshm.
Baca: Drone dan Rudal IRGC Sasar Markas Militer AS di Kawasan Teluk seusai Washington Serang Pulau Qeshm
Warga setempat melaporkan adanya suara ledakan keras, dan beredar rekaman online yang diduga memperlihatkan puing-puing rudal pencegat di dekat Kota Kuwait.
Sementara di Bahrain, video yang dibagikan secara online tampaknya menunjukkan proyektil melintasi wilayah udara negara tersebut.
Lantas, Kantor Humas IRGC memberikan penjelasan terbaru.
Diketahui sebelumnya, AS disebut telah merusak sebuah kapal tanker minyak Iran di dekat Selat Hormuz.
Baca: Pulau Qeshm Iran Dibom AS, IRGC Balas Serang Kuwait hingga Bahrain, Targetkan Bunuh Pasukan AS
Juga melakukan serangan lain yang menghantam menara telekomunikasi di selatan Pulau Qeshm.
Lantas sebagai tanggapan, IRGC melancarkan serangan balasan terhadap sebuah kapal milik "Zionis Amerika" bernama Panaya menjadi sasaran rudal dari Angkatan Laut IRGC.
Tepat, sebagai tanggapan atas agresi dan pelanggaran peraturan Selat Hormuz sebelumnya.
"Sebagai tanggapan atas agresi dan pelanggaran peraturan Selat Hormuz ini, sebuah kapal milik musuh Zionis Amerika bernama Panaya menjadi sasaran rudal dari Angkatan Laut IRGC," kata Kantor Humas IRGC, menjelaskan bahwa serangan ini merupakan tanggapan atas serangan AS terhadap kapal tanker minyak tersebut.
Baca: IRGC Memanas! 20 Pangkalan Militer Hancur Lebur Diserang Rudal & Drone Iran, 8 Negara Ikut Keok
Baru setelahnya, IRGC meluncurkan serangan rudal dan drone ke posisi-posisi vital yang memberikan dampak kerugian ke pihak Amerika.
Menargetkan skuadron helikopter AS yang ditempatkan di pangkalan regional.
Bahkan, juga menyerang markas besar Armada Kelima AS di Bahrain, menggunakan drone serang satu arah dan rudal.
Baca: Iran Serang Pangkalan Udara AS seusai Kekacauan di Wilayah Selatan, IRGC Ancam Respons Lebih Keras
Diakui IRGC bahwa pihaknya sebelumnya telah memperingatkan bahwa jika terjadi agresi, maka responsnya akan berbeda dan lebih berat.
Ditekankan oleh IRGC bahwa pihaknya akan bertindak sesuai dengan peringatan tersebut.
"Kami sebelumnya telah memperingatkan bahwa jika terjadi agresi, responsnya akan berbeda dan lebih berat, dan kami bertindak sesuai dengan peringatan tersebut," tegas IRGC.
Diperingtakan sekali lagi oleh IRGC bahwa jika musuh termasuk Amerika dan Israel mengganggu keamanan Selat Hormuz, maka pihak musuh akan mendatangkan konsekuensi berat bagi militer kedua negara yang melakukan invasi.
Baca: IRGC Rilis Video Peluncuran Rudal, Pasang Poster Wajah Donald Trump: Serang Pangkalan Militer AS
"Kami ulangi: mengganggu keamanan Selat Hormuz akan mendatangkan konsekuensi berat bagi militer AS yang melakukan invasi," demikian kesimpulan pernyataan tersebut. (Tribun-Video.com)
Baca juga berita terkait di sini
Artikel ini telah tayang di Al Mayadeen dengan judul IRGC retaliates in strikes on US forces in Kuwait, Bahrain
Reporter: Yessy Arisanti Wienata
Video Production: Hadiyya QurrataAyyuun
Sumber: Sumber Lain
Konflik Timur Tengah
Respons Serangan Amerika, IRGC Hujani Markas Armada Kelima AS dengan Drone dan Rudal Balas Dendam
12 jam lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.