Rabu, 3 Juni 2026

LIVE UPDATE

Iran Serang Pangkalan Udara AS seusai Kekacauan di Wilayah Selatan, IRGC Ancam Respons Lebih Keras

Selasa, 2 Juni 2026 14:20 WIB
Kompas.com

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru


TRIBUN-VIDEO.COM - Iran mengklaim telah melancarkan serangan ke pangkalan udara Amerika Serikat pada Senin (1/6/2026).

Pernyataan itu disampaikan Korps Garda Revolusi Iran atau IRGC.

Langkah tersebut disebut sebagai balasan atas operasi militer Amerika yang terjadi sebelumnya.

Media Iran melaporkan, serangan dilakukan beberapa jam setelah aksi militer AS di wilayah selatan Iran.

Target operasi Amerika disebut berada di Pulau Sirik, Provinsi Hormozgan.

Lokasi itu dilaporkan mencakup fasilitas telekomunikasi yang dianggap strategis.

Baca: Dikenal Canggih dan Mematikan, Drone Predator AS Berakhir Ditembak Jatuh IRGC

IRGC menegaskan bahwa tindakan mereka merupakan respons langsung terhadap operasi tersebut.

Pihak Iran juga mengeluarkan peringatan kepada Amerika Serikat.

Menurut IRGC, setiap serangan lanjutan akan dibalas dengan tindakan yang berbeda.

Iran menyebut bentuk dan skala respons berikutnya bisa lebih besar.

IRGC turut menegaskan bahwa tanggung jawab eskalasi berada di pihak Washington.

Sementara itu, militer Amerika sebelumnya mengumumkan operasi yang mereka sebut sebagai serangan bela diri.

Operasi itu dilakukan terhadap sejumlah fasilitas militer Iran di wilayah selatan negara tersebut.

Target yang disebutkan meliputi radar dan pusat kendali drone.

Baca: IRGC Klaim Serang Kapal MSC Sariska V, Trump Sebut Negosiasi Iran Tetap Berlanjut di Tengah Eskalasi

Komando Pusat Militer Amerika atau Centcom menjelaskan alasan operasi tersebut.

Menurut Centcom, langkah itu diambil setelah drone MQ-1 milik AS ditembak jatuh.

Drone tersebut diklaim sedang beroperasi di wilayah udara internasional.

Amerika menyatakan pesawat tempurnya lalu melakukan serangan balasan.

Sejumlah sistem pertahanan udara Iran disebut berhasil dihancurkan.

Centcom juga mengklaim telah menargetkan stasiun kendali darat.

Selain itu, dua drone serang turut menjadi sasaran operasi tersebut.

Amerika menilai aset-aset itu mengancam kapal yang melintas di kawasan.

Pernyataan resmi disampaikan Centcom melalui platform media sosial X.

Baca: Ketegangan Memuncak! Iran Aktifkan 50 Pintu Rudal Bawah Tanah Gertak AS: Trump Kalah Jumlah!

Pihak Amerika menegaskan akan terus menjaga kepentingan dan asetnya.

Langkah itu disebut akan dilakukan selama masa gencatan senjata berlangsung.

Tidak lama setelah pengumuman tersebut, Iran kembali memberikan respons.

IRGC menyatakan telah menyerang pangkalan udara yang menjadi asal operasi Amerika.

Namun, Iran tidak mengungkap lokasi pangkalan yang dimaksud.

Hingga kini belum ada rincian tambahan mengenai dampak serangan tersebut.

Ketegangan antara kedua negara pun kembali menjadi sorotan dunia.

 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul, Iran Balas Serang Pangkalan AS, Kesepakatan Damai Kian Jauh

Program: Live Update
Host: Yustina Kartika Gati
Editor Video: Aditya Wisnu Wardana, Rifqi Khusain

 

#viory #IranSerangAS #IRGC #PangkalanMiliterAS #KonflikTimurTengah #GeopolitikGlobal #GardaRevolusi #KeteganganMiliter #CrisisWatch #InfoInternasional #WorldNews #Juni2026 #BreakingNews

Editor: Aditya Wisnu Wardana
Reporter: Yustina Kartika Gati
Videografer: Rifqi Khusain
Video Production: Aditya Wisnu Wardana
Sumber: Kompas.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved