Program MBG Rp1,2 Triliun per Hari Jadi Sorotan, Gun Romli Pertanyakan Kapasitas Dadan Hindayana

Editor: Radifan Setiawan

Video Production: Okwida Kris Imawan Indra Cahaya

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Politikus PDI Perjuangan (PDIP) Guntur Romli menyoroti perjalanan karier eks Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana yang kini berstatus tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Dadan resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Agung pada Rabu (3/6/2026), sehari setelah dicopot dari jabatannya sebagai Kepala BGN oleh Presiden Prabowo Subianto.

Melalui akun Instagram pribadinya, Guntur Romli menyinggung perjalanan Dadan sejak dilantik oleh Presiden ke-7 RI Joko Widodo hingga akhirnya berhadapan dengan proses hukum.

"Dadan Hindayana dilantik Jokowi, dipecat Prabowo, ditangkap Kejagung," kata Guntur Romli dikutip dari akun instagramnya, Kamis (4/6/2026).

Menurut Guntur, Dadan bukanlah sosok yang memiliki latar belakang di bidang gizi maupun pengelolaan pangan. Ia menilai penunjukan Dadan sebagai Kepala BGN kala itu menjadi tanda tanya besar.

"Tidak punya keahlian gizi dan pengelolaan pangan, tiba-tiba ditunjuk Jokowi menjadi kepala Badan Gizi Nasional," kata Guntur Romli.

Guntur mengingatkan bahwa Dadan dilantik pada 19 Agustus 2024, hanya beberapa bulan sebelum berakhirnya masa pemerintahan Presiden Jokowi.

"Titipan yang rapi dan Prabowo menerimanya tanpa protes. Membiarkan dadan mengelola program MBG dengan anggaran 1,2 triliun per hari," kata Guntur Romli.(Tribun-Video.com)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Gun Romli: Dadan Hindayana Tak Punya Keahlian Gizi, Ditunjuk Jokowi Kelola MBG Rp1,2 T per Hari

Sumber: Tribunnews.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda