Trump Tiba-tiba Ingin Bertemu Langsung Mojtaba Khamenei seusai AS Digempur IRGC, Ini Respons Iran

Editor: bagus gema praditiya sukirman

Reporter: Maria Nanda Ayu Saputri

Video Production: Tegar Melani

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Presiden AS Donald Trump mengaku ingin bertemu dengan pemimpin tertinggi Iran Mojtaba Khamenei.

Terkait keinginan itu, Menteri Luar Neger Iran Abbas Araghchi memberikan respons. 

Ia menolak jika adanya pertemuan Trump dengan Mojtaba Khamenei. 

Araghchi menyebut bahwa keinginan Trump harus dilihat secara realistis. 

Baca: Strategi Baru Iran! Teheran Tegaskan Akan Membalas Serangan Amerika Dengan Kekuatan Lebih Kuat

Pihaknya menyebut bahwa badan-badan keamanan Iran menyarankan untuk tidak memperlihatkan Mojtaba Khamenei di hadapan publik. 

Hal itu dilakukan dengan mempertimbangkan keamanan pemimpin tertinggi Iran. 

Araghchi menyebut Mojtaba Khamenei merupakan pemimpin yang berperan dan berpengaruh dalam perkembangan negara. 

Mojtaba Khamenei juga disebut memiliki kendali penuh atas segala urusan. 

Baca: IRAN ANCAM KUWAIT & BAHRAIN! Teheran Sebut Keduanya Target Sah karena Bantu Serangan AMERIKA

Oleh sebab itu, komunikasi dengan Mojtaba Khamenei tetap dilakukan. 

Bahkan setiap perintah Mojtaba Khamenei dari 'tempat persembunyian' tetap akan dilaksanakan. 

Sebelumnya, Trump mengaku ingin bertemu Mojtaba Khamenei jika pertemuan tersebut memang dapat membantu mengamankan kesepakatan dengan Iran. 

Trump menyebut dirinya terasa terhormat jika bertemu Mojtaba Khamenei meskipun memang pemimpin tertinggi Iran itu bukan orang favoritnya.

Ia juga berjanji akan bersikap hormat jika bertemu dengan Mojtaba Khamenei.
 
(Tribun-Video.com)

Artikel ini telah tayang di Iran Internasional dengan judul Araghchi menepis pernyataan Trump tentang pertemuannya dengan Mojtaba Khamenei

Program: Tribunnews Update
Host: Maria Nanda Ayu Saputri 
Editor Video: Tegar Melani
Uploader: bagus gema praditiya sukirman

Sumber: Tribunnews.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda