Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Presiden Donald Trump mengecam pemungutan suara di Dewan Perwakilan Amerika Serikat yang berupaya menghentikan perang Iran.
Ia menganggap pemungutan suara itu sebagai langkah tidak patriotik dan mengganggu negosiasi dengan Teheran.
"Pemungutan suara berlangsung di tengah-tengah negosiasi terakhir saya untuk mengakhiri Perang dengan Republik Islam Iran," kata Trump dalam sebuah unggahan di platform Truth Social miliknya, dikutip dari AFP, Kamis (4/6/2026). "Siapa yang akan melakukan hal yang tidak patriotik seperti itu? Mereka tahu bagaimana perkembangan negosiasi," sambungnya.
Sebagai bentuk penolakan yang signifikan terhadap Trump, Empat anggota dari Partai Republik bergabung dengan Partai Demokrat pada Rabu (3/6/2026) untuk mendukung rancangan undang-undang yang disahkan dengan suara 215-208 dan sekarang akan diteruskan ke Senat.
"(Partai Demokrat) lebih memilih negara kita gagal daripada memberi saya kemenangan lain, dari sekian banyak kemenangan yang akan saya raih," ujarnya.
"Keempat politisi Republik, itu cerita yang berbeda sama sekali, mereka hanya mencari perhatian! Mereka seharusnya malu pada diri mereka sendiri," sambungnya. Rancangan undang-undang itu bertujuan untuk menghentikan Trump dari mengambil tindakan militer lebih lanjut di Iran.
Meski pada akhirnya akan menghadapi veto presiden, Hal ini menandai pertama kalinya DPR yang dikendalikan Partai Republik menyetujui langkah yang bertujuan untuk memaksa Trump mengakhiri operasi militer terhadap Teheran sejak perang dimulai tiga bulan lalu.(Tribun-Video.com)
Artikel Ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Trump Ngamuk Usai DPR AS Setuju Hentikan Perang Iran, Anggap Ganggu Negosiasi
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.