Berita Terkini
Balas Serangan AS di Selat Hormuz, Iran Luncurkan Rudal dan Drone ke Pangkalan Militer AS
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru.
TRIBUN-VIDEO.COM – Militer Iran secara masif meluncurkan serangan rudal balistik dan drone yang membidik berbagai objek pangkalan militer Amerika Serikat (AS) di Yordania serta kawasan Teluk pada Rabu (10/6/2026).
Langkah agresi militer yang diambil oleh pihak Teheran ini terjadi hanya berselang beberapa jam seusai Presiden AS, Donald Trump, memerintahkan serangan udara secara agresif di sekitar wilayah perairan Selat Hormuz.
Dalam operasi serangan balas dendam tersebut, gelombang rudal balistik dilepaskan secara langsung menuju ke arah pangkalan-pangkalan strategis yang menampung para tentara militer AS di negara tetangga.
Salah satu target utama dari serangan udara Iran ini dilaporkan menyasar ke Pangkalan Udara Muwaffaq Salti di Yordania, yang selama ini dikenal luas sebagai rumah bagi armada jet tempur siluman F-35 milik militer AS.
Pihak militer Yordania memberikan konfirmasi resmi bahwa sistem pertahanan udara atau iron dome mereka berhasil mencegat sekaligus menembak jatuh sedikitnya lima unit rudal yang meluncur dari arah wilayah Iran.
Melalui laporan Kantor Berita Negara Yordania, Petra, tim ahli bahan peledak setempat telah diterjunkan untuk mengamankan seluruh serpihan rudal dan memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden tersebut.
Baca: Iran Gempur Pasukan AS di Yordania, Hanggar Jet Tempur F-35 dan Pusat Komando Kendali Utama Hancur
Merespons situasi konflik yang kian memanas, Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, melayangkan sebuah peringatan keras dan ultimatum tertulis yang ditujukan langsung bagi pihak Washington.
Melalui unggahan di akun media sosial X miliknya, Araghchi mengimbau dengan tegas agar seluruh tentara militer AS segera angkat kaki dan menarik mundur pasukan mereka dari kawasan tersebut jika ingin selamat.
Dikutip dari WANA News Agency, Araghchi menekankan bahwa Angkatan Bersenjata Iran berada dalam kondisi siap tempur penuh dan tidak akan membiarkan segala bentuk provokasi ataupun agresi eksternal berlalu tanpa adanya jawaban mematikan.
Menlu Iran tersebut juga menyertakan sebuah gambar grafis bertuliskan "Forever Persian Gulf" yang dinilai publik sebagai bentuk sindiran sekaligus kritik tajam atas manuver operasional militer AS di perairan strategis belakangan ini.
(Tribun-Video.com/Tribunnews.com)
Video Production: Untung
Sumber: Tribunnews.com
Konflik Timur Tengah
CENTCOM Ungkap Perintah Trump Selesaikan Serangan, Araghchi: Solusi Terbaik Yaitu Mereka Pergi
13 jam lalu
Tribunnews Update
Ketegangan Timur Tengah Meluas, Penutupan Selat Hormuz Bisa Ganggu Pasokan Pangan Global
13 jam lalu
LIVE UPDATE
Konflik Memanas! AS Serang Iran Lebih dari 3 Jam, Teheran Balas Bidik Pangkalan Militer Amerika
14 jam lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.