Kamis, 11 Juni 2026

LIVE UPDATE

Wamenlu Iran Klaim Helikopter Apache AS Jatuh Tanpa Disengaja, namun CENTCOM Tetap Balas Serangan

Rabu, 10 Juni 2026 16:27 WIB
Sumber Lain

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru


TRIBUN-VIDEO.COM - Seorang pejabat Kementerian Luar Negeri Iran memberikan pernyataan bahwa negaranya tidak bertanggung jawab atas jatuhnya helikopter Apache milik Amerika Serikat di Selat Hormuz.

Ia menyebut bahwa helikopter Apache AS yang jatuh di Selat Hormuz kemarin bukanlah sasaran yang disengaja oleh Iran.

Namun, ia mengakui insiden semacam itu bisa terjadi secara tidak sengaja di tengah tingginya ketegangan di kawasan.

Pernyataan tersebut disampaikan kepada Al Jazeera sebagai tanggapan atas tuduhan Presiden AS Donald Trump yang menyebut Iran menembak jatuh helikopter militer Amerika.

Di sisi lain, Juru Bicara Komisi Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri Parlemen Iran, Ibrahim Rezai, justru menyatakan helikopter tersebut ditembak jatuh oleh Iran.

Rezai bahkan memuji pasukan yang disebutnya berhasil menjatuhkan helikopter Apache AS di Selat Hormuz.

Ia juga menegaskan bahwa blokade maritim yang diterapkan Amerika Serikat merupakan tindakan perang terhadap Iran.

Baca: Rangkuman AS-Iran: Trump Klaim Bela Diri Lewat CENTCOM, AS Bantah Murka Buntut PM Israel

Menurutnya, Teheran akan memberikan respons cepat dan tegas apabila Washington melancarkan serangan balasan.

Namun pernyataan Rezai bertolak belakang dengan keterangan sumber militer Iran yang membantah keterlibatan negaranya dalam insiden tersebut.

Sumber militer tersebut menyatakan Iran tidak melakukan operasi serangan udara apa pun di Selat Hormuz dalam 24 jam terakhir.

Meski demikian, Iran memperingatkan akan merespons keras jika Amerika menggunakan insiden helikopter jatuh sebagai alasan untuk menyerang.

Diketahui sebelumnya, Presiden Donald Trump menyatakan helikopter Apache AS yang sedang berpatroli di Selat Hormuz ditembak jatuh oleh Iran pada Senin (8/6/2026).

Trump menegaskan Amerika Serikat wajib memberikan tanggapan atas serangan tersebut.

Baca: Konflik Memanas! AS Serang Iran Lebih dari 3 Jam, Teheran Balas Bidik Pangkalan Militer Amerika

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi kemudian menanggapi tuduhan itu dengan mengatakan keberadaan pasukan asing di sekitar Iran selalu berisiko menghadapi kecelakaan atau insiden tak terduga.

Menurut Araghchi, risiko tersebut dapat dikurangi jika pasukan asing meninggalkan kawasan sekitar Iran.

Ketegangan antara kedua negara terus meningkat setelah insiden tersebut.

Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) mengonfirmasi bahwa militer AS melancarkan serangan ke Iran pada Selasa (9/6/2026) malam.

CENTCOM menyebut operasi itu dilakukan atas perintah langsung Presiden Trump sebagai serangan balasan.

Militer AS menyatakan serangan tersebut merupakan respons yang dianggap proporsional terhadap tindakan Iran.

Pejabat AS mengatakan sistem pertahanan udara dan radar Iran menjadi sasaran utama.

Operasi militer tersebut berlangsung dalam beberapa tahap dan berlanjut selama beberapa jam. (*)

 

Artikel ini telah tayang di Alarabiya dengan judul, US launches retaliatory attacks against Iran after downing of Apache


Program: Live Update
Host: Isti Ira Kartika Sari
Editor Video: Aditya Wisnu Wardana, Rifqi Khusain


#ApacheASJatuh #WamenluIran #CentcomBalas #TimurTengahHariIni #KeteganganGeopolitik #MiliterAS #KonflikIranAS #SelatHormuz #MaritimSecurity #UpdateDunia #Juni2026 #BreakingNews

Editor: Aditya Wisnu Wardana
Reporter: Isti Ira Kartika Sari
Videografer: Rifqi Khusain
Video Production: Aditya Wisnu Wardana
Sumber: Sumber Lain

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved