Kamis, 4 Juni 2026

Mancanegara

Trump Terancam! Punya Waktu hingga 18 Maret Jelaskan Tragedi Bom SD Iran yang Tewaskan 170 Siswi

Jumat, 13 Maret 2026 09:56 WIB
Sumber Lain

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Partai Demokrat mendesak Presiden Donald Trump menjelaskan serangan udara yang menewaskan 170 siswi Iran.

Tragedi memilukan tersebut terjadi di sebuah sekolah dasar putri di Minab pada (28/2/2026) lalu.

Hampir seluruh Senator Partai Demokrat menandatangani surat desakan kepada Menteri Pertahanan Pete Hegseth.

Mereka menuntut adanya penyelidikan cepat atas serangan udara yang menyasar warga sipil tersebut.

Mayoritas korban tewas dalam insiden ini adalah anak perempuan berusia antara 7 hingga 12 tahun.

Hingga kini, pihak Amerika Serikat maupun Israel belum ada yang mengaku bertanggung jawab.

Sebanyak 46 senator Demokrat tercatat ikut menandatangani surat pernyataan keras tersebut.

Baca: Trump Rugi Parah! Perang Enam Hari Melawan Iran Telah Membakar Anggaran Amerika Ratusan Triliun

Senator John Fetterman menjadi satu-satunya anggota kaukus Demokrat yang menolak memberikan tanda tangan.

Fetterman menyatakan dukungannya terhadap operasi militer bertajuk Epic Fury di wilayah Iran.

Meski begitu, Fetterman tetap menyetujui dilakukannya penyelidikan penuh atas tragedi sekolah Minab.

Pemerintahan Trump diberi tenggat waktu paling lambat hingga 18 Maret untuk memberi penjelasan.

Senator juga mempertanyakan peran teknologi AI dalam penentuan target operasi militer tersebut.

Baca: Drone Bawah Laut Iran Bom 2 Kapal Minyak di Perairan Irak, Satu Awak Dilaporkan Tewas

Investigasi terbaru Pentagon pada Rabu (11/3) mengungkap adanya dugaan salah sasaran oleh militer AS.

Militer Amerika Serikat kemungkinan besar menggunakan data penargetan yang sudah usang atau tidak akurat.

Hasil investigasi sementara ini menguatkan bukti keterlibatan pasukan AS dalam serangan di Minab.

Presiden Donald Trump mengaku tidak tahu mengenai laporan terbaru dari hasil investigasi Pentagon itu.

Pernyataan ketidaktahuan Trump disampaikan langsung saat ia menanggapi pertanyaan media.

Sebelumnya, Trump justru sempat menuding pihak Iran sebagai dalang di balik kehancuran sekolah itu.

Tekanan politik kini semakin meningkat bagi Trump seiring terungkapnya fakta keterlibatan militer Amerika.

(Tribun-Video.com/Straitstimes.com)

 

Artikel ini telah tayang di Straitstimes.com dengan Judul US has ‘practically nothing left to target’ in Iran, Trump says


# Trump # Terancam # Waktu # Tragedi # Iran # Bom # Partai Demokrat # Presiden Donald Trump # 

Editor: Wening Cahya Mahardika
Video Production: Muhammad Arief Prasetyo
Sumber: Sumber Lain

Tags
   #Trump   #Terancam   #Waktu   #Tragedi   #bom   #Iran   #Presiden Donald Trump   #Partai Demokrat

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved