Pilpres 2024
KRITIK PEDAS hingga Sindiran yang Dilontarkan Megawati untuk Penguasa, Sinyal PDIP Siap 'Perang'?
TRIBUN-VIDEO.COM- Sindiran hingga kritik terbuka akhirnya dilontarkan Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri.
Komentar menohok ia tujukan kepada penguasa saat ini.
Meskipun tidak disebutkan siapa penguasa yang dimaksud, sindiran itu diyakini mengarah ke Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Berbicara dalam acara rapat koordinasi nasional (rakornas) di Hall B Jiexpo Kemayoran, Jakarta, Senin (27/11/2023) malam, Megawati mencurahkan isi hatinya kepada organ relawan Ganjar-Mahfud se-Jawa yang hadir di sana.
Megawati mengaku, saat ini dia merasa ada pihak yang tidak menghormatinya.
Padahal, secara sejarah, Megawati berkelakar, dirinya pernah menjadi panglima tertinggi di bangsa ini.
Dalam kesempatan tersebut, putri Proklamator Bung Karno ini menyentil sosok penguasa yang disebutnya seperti Orde Baru hingga soal kader yang tidak jelas bersikap.
Baca: Teriakan Megawati soal Pilpres 2024, Sentil Penguasa Bertindak Bak Masa Orde Baru, Relawan: Lawan!
Berikut poin-poin kritik terbuka Megawati kepada penguasa:
1. Minta Penguasa Insyaf
Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri menyindir penguasa yang tidak mau mengikuti aturan pembatasan jabatan dua periode seperti semangat Reformasi 1998.
Meski demikian, presiden ke-5 RI ini juga mengingatkan kepada para relawan dan kadernya agar juga tidak melanggar aturan pembatasan jabatan itu.
Dia pun meminta pihak yang disinggung agar sadar atas segala perbuatan. Megawati kode, pihak disindirnya merupakan 'Bapak-bapak'.
2. Banteng Tak Bakal Keok
Megawati Soekarnoputri menegaskan pihaknya tidak takut bersaing terutama di Pemilu 2024.
Megawati pun mengibaratkan jika pihaknya merupakan 'Banteng' yang tidak akan mudah kalah dan menyerah dalam situasi apapun.
3. Banyak Kader PDIP Menangis
Megawati juga mengungkap banyak kader PDIP yang menangis saat datang kepadanya terkait kondisi politik yang akhir-akhir ini terjadi.
Menyikapi kondisi tersebut, Megawati meminta kepada para kadernya untuk tidak perlu menangis.
Kata dia, kondisi tersebut wajar terlebih pada masa pemilu seperti saat ini.
Terhadap hal tersebut, Megawati lantas mengingatkan kepada seluruh organ relawan yang hadir untuk senantiasa mengedepankan asas demokrasi.
Kata dia, hanya pemilu yang dilakukan secara demokratis yang dapat melahirkan bangsa yang berdaulat.
Baca: Istana Negara Jawab Kritikan Megawati soal Penguasa saat Ini Seperti Zaman Orba: Cerminan Demokrasi
4. Megawati merasa tak lagi dihormati
Megawati juga menyoroti pengorbanan dalam sejarah Republik Indonesia.
Megawati juga menyatakan ketidakpuasannya karena merasa tidak lagi dihormati sebagai Presiden RI kelima dan Ketua Umum PDIP.
Dalam konteks politik, Megawati menyatakan kesiapannya untuk bersaing secara jujur dan sehat pada Pemilu 2024.
Megawati juga mengajak relawan Ganjar-Mahfud untuk bersatu melawan ketidakadilan pada Pilpres 2024. Dengan semangat perjuangan, ia berharap dapat memenangkan Ganjar-Mahfud dalam satu putaran.
5. Sebut penguasa bertindak seperti di era Orde Baru
Tanpa menyebut siapa yang ia maksud, Megawati menyinggung sosok penguasa yang hendak bertindak seperti di era Orde Baru.
Menurut Megawati, negara Indonesia dibangun dengan penuh perjuangan dan pengorbanan.
Namun, kini justru diciderai dengan penguasa yang hendak bertindak dengan cara Orde Baru.
(*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul 5 Poin Penting Kritik Pedas Megawati ke Penguasa, Sinyal PDIP Siap 'Perang Terbuka' dengan Jokowi?
# KRITIK PEDAS # Sindiran # Megawati # Megawati Soekarnoputri # Penguasa # PDIP # Perang #
Video Production: Elvera Kumalasari
Sumber: Tribunnews.com
TRIBUNNEWS UPDATE
Rangkuman Timur Tengah: Iran Tak Biarkan 1 Pasukan AS Selamat jika Perang Darat, Austria Tolak Trump
6 hari lalu
Konflik Timur Tengah
Siapkan Kekuatan! Iran Rekrut Remaja jadi Relawan Perang Lawan AS-Israel, Siaga Pertempuran Darat
6 hari lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Rangkuman Perang Timur Tengah: Iran Tak Takut Diancam Kembali ke Zaman Batu, Israel Digempur Rudal
6 hari lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Perang Darat Hanya Omong Kosong, Pakar Sebut AS Sedang Mengulur Waktu agar Tak Malu Kalah dari Iran
6 hari lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Jenderal Iran Siaga Penuh Hadapi Potensi Perang Darat, Pastikan Tak Ada Pasukan AS yang Selamat
7 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.