Senin, 18 Mei 2026

Tribunnews Update

Perang Melebar, Pasukan Biden Terancam Diusir Perlawanan Islam di Irak: Kami Tidak akan Berhenti!

Rabu, 1 November 2023 22:27 WIB
Tribun Video

TRIBUN-VIDEO.COM - Perlawanan Islam di Irak bersumpah akan mengusir pasukan AS.

Kondisi itu buntut serang menyerang pangkalan di Irak pada beberapa waktu yang lalu.

Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Jenderal Kataib Hizbullah.

Ia memperingatkan bahwa Perlawanan Islam di Irak akan melakukan perjuangan bersenjata sampai pasukan AS diusir dari negara tersebut.

Baca: Rusia Melalui Sergey Lavrov Peringatkan Israel Seiring dengan Seringnya Serangan di Wilayah Suriah

Jenderal Kataib mengatakan faksi tersebut telah memutuskan untuk membebaskan Irak dengan menggunakan cara-cara militer.

Pihaknya berjanji bahwa gerakan tersebut akan melanjutkan perjuangan bersenjatanya.

Hal itu dilakukan sampai tujuan tercapai yakni mengusir pasukan militer Amerika Serikat dari Irak.

Ia pun mengatakan Perlawanan Islam di Irak tidak akan berhenti dan tak pernah mundur.

Baca: Warga Rusia Pro Palestina Serbu Bandara Cari Penumpang Israel & Yahudi, Putin Langsung Klarifikasi

Perlu diketahui, pendudukan AS mendirikan pangkalannya di Irak.

Kondisi itu terjadi setelah invasi dan pendudukannya di negara tersebut pada tahun 2003.

Washington pun telah mengurangi kehadiran militernya di Irak karena perlawanan yang sulit.

Meski begitu, hingga saat ini Washington masih mempertahankan puluhan kamp dan dua pangkalan udara di negara tersebut.

Baca: Eks Pimpinan Hamas: Rusia Diuntungkan dalam Serangan Hamas ke Israel, Alihkan AS dari Perang Ukraina

Sementara di tengah agresi Israel di Gaza, Perlawanan di Irak mengambil tindakan dan telah menargetkan pangkalan militer AS di timur laut Suriah dan Irak.

Serangan itu dilakukan sebagai perlawanan terhadap Israel yang didukung AS.

(Tribun-Video.com)

Artikel telah tayang dengan judul Islamic Resistance in Iraq vows to expel US troops 

Host: Maria Nanda
VP: Adam Sukmana

# perang # Tentara Amerika Serikat (AS) # Diusir # Irak

Editor: Bintang Nur Rahman
Reporter: Maria Nanda Ayu Saputri
Video Production: Dwi Adam Sukmana
Sumber: Tribun Video

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved