Terkini Nasional
Timsus Kasus Tabrakan Mahasiswa UI Hadirkan AKBP (Purn) Eko Setia Budi Dalam Rekontruksi Ulang
TRIBUN-VIDEO.COM - Tim khusus (timsus) pencari fakta kasus kecelakaan yang menewaskan mahasiswa Universitas Indonesia (UI) Muhammad Hasya Atallah Saputra turut mengundang pensiuan polisi, AKBP (Purn) Eko Setia Budi Wahono dalam rekonstruksi ulang hari ini, Kamis (2/2/2023).
AKBP (Purn) Eko Setia Budi Wahono merupakan pengemudi Pajero yang terlibat kecelakaan dengan Hasya di kawasan Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko menyebut pihaknya sudah mengundang AKBP Eko melalui kuasa hukumnya.
"Secara legal hukum itu, itu artinya diundang, melalui kuasa hukumnya. Jadi mengundang melalui kuasa hukumnya," kata Trunoyudo saat dihubungi, Kamis (2/2/2023).
Baca: Diundang Kapolda Metro Jaya, Keluarga Hasya Minta Status Tersangka Dicabut: Demi Martabat Keluarga
Berdasarkan pantauan di lokasi, proses rekonstruksi yang rencananya akan digelar pukul 09.00 WIB itu akan dilakukan tim internal Polda Metro Jaya dan Divisi Korlantas Polri.
Jelang rekontruksi ini dua kendaraan yang terlibat kecelakaan yakni sepeda motor milik Hasya dan mobil milik AKBP (Purn) Eko Budi Setya Wahono juga sudah dihadirkan.
Untuk kondisi sepeda motor milik Hasya sendiri terlihat sudah dipenuhi debu.
Terlihat pula pada bagian lampu sein sebelah kanan motor berwarna hitam itu patah dan hanya tersisa tangkainya saja.
Sedangkan untuk kondisi mobil milik AKBP (Purn) Eko pada bemper depan sebelah kanan terlihat penyok.
Ketika Tribunnews.com coba mengkonfirmasi, memang betul mobil Mitsubishi Pajero Sport bernomor polisi B 2447 RFS milik purnawirawan polisi.
Untuk lokasi di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) proses rekonstruksi ulang itu, juga sudah terlihat sejumlah petugas kepolisian dari Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.
Baca: Hadiri Undangan Kapolda Metro Jaya Fadil Imran, Keluarga Hasya Berharap Status Tersangka Dipulihkan
Kronologi Kejadian Hingga Dijadikan Tersangka
Hasya meninggal dunia setelah sepeda motor yang dikendarainya oleng yang mengakibatkan korban tertabrak mobil Pajero yang dikendarai AKBP (Purn) Eko Setia Budi Wahono pada 6 Oktober 2022 malam.
Peristiwa tragis tersebut berawal saat Hasya hendak pergi ke indekost temannya menggunakan sepeda motor.
Ketika sedang memacu kendaraannya, sepeda motor yang ada di depan Hasya tiba-tiba melambat.
Melihat hal itu, Hasya spnton melakukan pengereman hingga sepeda motor yang dikendarainya jatuh ke sisi kanan jalan.
Tak lama, dari arah berlawanan datang mobil Pajero yang dikendarai AKBP (Purn) Eko Setia Budi Wahono dan melindas korban.
Ayah Hasya, Adi Syaputra mengungkap saat kejadian penbrak anaknya tersebut enggan menolong korban dengan membawanya ke rumah sakit.
Saat itu, korban dibawa teman-temannya ke rumah sakit.
"Betul, sudah diminta oleh saksi yang melihat meminta tolong untuk bawa ke Rumah Sakit terdekat, karena perlu pertolongan pertama nggak mau dia," kata Adi saat dihubungi Jumat (25/11/2022).
Singkat cerita, korban akhirnya dibawa ke rumah sakit.
Namun, sampai di rumah sakit, Hasya sudah meninggal dunia.
Kemudian, keluarga membawa Hasya ke rumah sakit lain untuk dilakukan visum.
Setelah itu, keluarga pun menguburkan jenazah Hasya pada 7 Oktober 2022.
Kemudin pada 19 Oktober 2022 keluarga pun mendatangan Polres Jakarta Selatan.
Saat itu, pihak keluarga mendapatkan informasi bila sudah adan Laporan Polisi (LP) yang dibuat atas inisiatif polisi.
Baca: Pihak Keluarga Tentang Status Tersangka Hasya, Minta Polisi Lakukan secara Adil dan Transparan
Laporan tersebut teregistrasi dengan Nomor: LP/A/585/X/2022/SPKT SATLANTAS POLRES METRO Jakarta Selatan tanggal 7 Oktober 2022 (LP 585).
Tetapi, ayah Hasya, saat itu tetap ingin membuat laporan polisi tersendiri.
Laporannya pun kemudian diterima dengan Surat Tanda Penerimaan Laporan Nomor 1497.X/2022/LLJS (LP 1497).
Sepanjang itu keluarga Hasya tidak mendapat kabar perkembangan terkait kasus yang dilaporkannya.
Hingga akhirnya tim kuasa hukum keluarga Hasya mengirimkan surat Gelar Perkara Khusus pada 13 Januari 2023.
Surat tersebut diterima pihak Polres Jakarta Selatan pada Senin 16 Januari 2023.
Kemudian pada Selasa 17 Januari 2023 pihaknya menerima Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan (SP2HP) perkara Kecelakaan Lalu Lintas Nomor B/42/I/2023/LLJS tertanggal 16 Januari 2023.
Dia menjelaskan bahwa SP2HP itu disertai lampiran Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) Nomor B/17/2023/LLJS tanggal 16 Januari 2023, yang intinya menyatakan LP 585 dihentikan karena tersangka meninggal dunia.
Mendapat kabar tersebut, keluarga pun mengaku kecewa dan berniat membawa kasus tersebut ke ranah hukum.
"Kecewa, udah pasti. Marah, mau marah sama siapa," kata Ira, ibunda Hasya saat ditemui di Kampus UI Salemba, Jakarta Pusat, Jumat (27/1/2023).
Ira meminta proses pengungkapan kasus anaknya berjalan transparan.
"Kami cuma ingin prosesnya berjalan transparan," jelasnya.
Baca: Anggota Komisi III DPR Minta Polri Batalkan Status Tersangka Hasya: Melukai Rasa Keadilan Masyarakat
Bahkan, Ira menuturkan, pihak keluarga akan menerima jika proses penyelesaian kasus sang anak harus dimulai dari awal.
"Jikalau proses harus dimulai dari awal kita siap. Asalkan transparan dan semuanya terlihat jelas. Jadi kami tahu siapa tersangka itu," sebutnya.
Kemudian, Ira menuntut kasus ini dibawa ke meja hijau.
"Kalau harus dibuktikan di pengadilan. Ayo buktikan di Pengadilan," ujarnya.
(*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Pensiunan Polri yang Terlibat Kecelakaan dengan Mahasiswa UI Direncanakan Hadiri Rekontruksi Ulang
# mahasiswa # Universitas Indonesia # kecelakaan # purnawirawan
Video Production: Gianta Firmandimas Adya Mahendra
Sumber: Tribunnews.com
Viral News
DETIK-DETIK 2 Pemotor Emak-emak Tertemper KA Batara Kresna di Solo, Diduga Tak Fokus
9 jam lalu
Tribunnews Update
Fajar Sadboy Ceritakan Kondisi usai Kecelakaan Motor, Bersyukur Masih Diberi Kesempatan Hidup
10 jam lalu
LIVE UPDATE
Dua Remaja Simpang Mamplam Meninggal Dunia Akibat Kecelakaan Tunggal di Peudada Bireuen
11 jam lalu
LIVE UPDATE
Sekeluarga Asal Blitar Tewas Laka Maut Beruntun di Probolinggo, Anak Bungsu Jadi Sebatang Kara
14 jam lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.