Minggu, 12 April 2026

ON FOCUS

Pihak Sambo Buka Suara soal Mahfud MD Sebut Ada Lobi Vonis, KPK Setop Usut Dugaan Suap Sambo ke LPSK

Sabtu, 21 Januari 2023 18:13 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Mahfud MD mengatakan adanya gerakan bawah tanah atau under ground yang mempengaruhi vonis Ferdy Sambo dalam kasus pembunuhan berencana Brigadir J.

Bahkan Mahfud MD menyebut gerakan tersebut sebagai gerakan gerilya.

Terkait pernyataan tersebut, kuasa hukum Ferdy Sambo, Arman Hanis mengatakan kliennya tak akan memberikan jawaban terkait isu itu.

Arman mengungkapkan, saat ini kliennya hanya akan fokus pada perkara yang dihadapinya.

Baca: Sebut Gerakan Bawah Tanah akan Gerilya Intervensi Vonis Ferdy Sambo, Mahfud MD: Tak Terpengaruh!

"Perlu saya sampaikan klien saya saat ini hanya fokus terhadap perkara yang dihadapinya dan tidak akan menanggapi hal-hal yang tidak diketahuinya," ujar Arman.

Arman kemudian memastikan, gerakan gerilya yang dimaksud oleh Mahfud MD tersebut bukan berasal dari kliennya.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan sudah menyetop penyelidikan dugaan suap mantan Kadiv Propam Ferdy Sambo ke pegawai Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

Baca: Menerka-nerka Siapa Sosok Jenderal Bergerilya yang Disebut Mahfud MD Ringankan Vonis Ferdy Sambo

Komisi antirasuah itu menyebut tidak ditemukannya bukti yang cukup guna memenuhi unsur pidana dugaan pemberian suap.

Juru bicara bidang penindakan KPK Ali Fikri berujar, pihaknya pada Agustus 2022 lalu, sudah melakukan klarifikasi ke LPSK, tetapi tidak ditemukan unsur pidananya.

Ali menjelaskan, laporan dugaan suap Ferdy Sambo ke LPSK yang diterima KPK sangat minim data dan informasi.

Terlebih, belum adanya bukti penerimaan ataupun pemberian suap dalam laporan tersebut.(*)

Baca berita terkait di sini

# Sambo # Mahfud MD # vonis # LPSK

Editor: Tim Kreatif Tribun-video.com
Sumber: Tribunnews.com

Tags
   #Sambo   #Mahfud MD   #vonis   #LPSK

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved