Rabu, 22 April 2026

Tribunnews Update

Pengakuan Bharada E sebelum dan sesudah Putuskan Bongkar Kebusukan Skenario Pembunuhan Brigadir J

Senin, 8 Agustus 2022 11:54 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Mengajukan Justice Collaborator, Bharada E akhirnya blak-blakan mengungkap sederet fakta baru dugaan adanya skenario dalam kasus tewasnya Brigadir Yosua Hutabarat.

Ia juga mengaku sudah membuat banyak kebohongan dalam pengakuan pertamanya pada penyidik.

Kini Bharada E menyebut, ada yang memerintahkan dirinya menembak Brigadir J hingga membantah adanya baku tembak.

Nama Bharada Richard Eliezer menjadi sorotan seusai dilaporkan terlibat baku tembak dengan Brigadir Yosua Hutabarat alias Brigadir J di rumah Ferdy Sambo pada 8 Juli lalu.

Pada pengakuan pertamanya, Bharada E mengaku melakukan penembakan tersebut untuk membela diri seusai Brigadir J melesatkan tembakan terlebih dahulu.

Baca: Kuasa Hukum Ungkap Sosok yang Perintahkan Bharada E Tembak Brigadir J

Bharada  E mengungkapkan, ia melesatkan lima tembakan sementara Brigadir Yosua melesatkan 7 tembakan.

Baku tembak ini terjadi seusai adanya dugaan bahwa Brigadir J melecehkan istri Irjen Ferdy Sambo.

Pada pengakuan awal, diketahui bahwa Bharada E merupakan ajudan pribadi Irjen Ferdy Sambo.

Ia juga disebut sebagai penembak jitu atau sniper terbaik di resimennya.

Atas pengakuannya itu, Bharada E pun ditetapkan menjadi tersangka atas kasus tewasnya Brigadir Yosua Hutabarat.

Namun ia disangkakan pasal 338 KUHP Juncto pasal 55 dan 56 KUHP.

Polri menyebut bahwa Bharada  E tidak melakukan upaya bela diri saat baku tembak.

Terbaru, Bharada E akhirnya mengungkapkan bahwa pengakuannya di awal adalah sebuah skenario.

Baca: Diduga Ada Skenario Sejak Awal untuk Menghabisi Nyawa Brigadir J, Bharada E Ngaku Perintah Atasan

Dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) terbaru, Bharada E bersaksi bahwa telah ada skenario yang sudah disiapkan dalam upaya menghilangkan nyawa Brigadir Yosua Hutabarat.

Pengacara Bharada E, Deolipa Yumara menegaskan, Bharada E bersaksi dipaksa mengaku dan membuat pengakuan serta cerita sesuai permintaan.

"Dia berubah dari posisi tekanan di mana dia harus berbuat begini, begini, begini. Dia harus bercerita apa adanya. Jadi ada perubahan," tegas Lipa.

Di antaranya pengakuan yang berubah adalah terkait jarak tembak dari 6 meter menjadi 2 meter.

Deolipa pun menegaskan bahwa pengakuan tersebut hanya omong kosong belaka.

Deolipa mengatakan, ia diminta atasannya untuk menembak Brigadir Yosua Hutabarat.

Meski tak menyebut siapa nama sosok yang memerintahkan tersebut, namun Deolipa menegaskan, orang yang memerintah Bharada E adalah atasan langsung yang dijaga oleh ajudan tersebut.

“(Perintah) atasan langsung, atasan yang dia jaga,” sambung Deolipa.

Sementara itu, kuasa hukum Bharada E lainnya yakni Muhammad Burhanuddin mengatakan, saat kejadian sedianya tak pernah ada baku tembak antara Brigadir J dan Bharada E.

Baca: Buntut Penetapan Tersangka Brigadir RR atas Kasus Tewasnya Brigadir J, Kini Terancam Hukuman Mati

"Itu sudah dituangkan di BAP. Intinya di tangga dan depan kamar (Putri Candrawathi) tidak terjadi tembakan-menembak," ucap Burhanuddin.

Ia mengaku, Bharada E bahkan menyaksikan sendiri detik-detik saat Brigadir J tewas ditembak.

Selain itu, Bharada E juga bersaksi ada beberapa saksi lain yang turut melihat kejadian.

Bharada E mengaku ikut menembak Brigadir J.

Namun penembakan itu dilakukannya atas perintah dari orang lain yang ada di TKP.

"Iya, ada perintah langsung dengan tindak pidana yang disangkakan (pembunuhan). Itu spontanitas karena ada perintah," ucap Burhanuddin.

Saat Bharada E diperintahkan untuk menembak, posisi Brigadir J diungkapkannya masih dalam keadaan hidup.

Baca: 8 Pengakuan Terbaru Bharada E, dari Motif Membunuh hingga Bantah Tembak Menembak dengan Brigadir J

"Pada waktu itu (Brigadir J) masih hidup," kata Burhanuddin.

Bharada E sudah mengungkapkan pada penyidik, siapa saja yang terlibat dalam pembunuhan tersebut.

Ia juga mengungkapkan siapa saja yang ada di TKP, rumah dinas Irjen Ferdy Sambo.

"Dia cerita blak-blakan apa yang terjadi, kapan dia lakukan, siapa pelakunya, dan siapa-siapa yang ada di seputar tempat kejadian. Sudah dibongkar semua, sudah ada di tim penyidik," ujarnya.

(Tribun-Video.com)



Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul 8 Pengakuan Terbaru Bharada E, Bantah Tembak Menembak dengan Brigadir J hingga Skenario Pembunuhan



# Brigadir J # justice collaborator # Brigadir Yosua Hutabarat # Bharada E

Editor: Alfin Wahyu Yulianto
Reporter: Nila
Video Production: Yogi Putra Anggitatama
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved