Tribunnews Update
Prabowo dan Menlu Sugiono Didesak Tempuh Diplomasi Setelah WNI Diduga Diculik Israel
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Redaksi Republika secara resmi telah meminta bantuan kepada Pemerintah Indonesia, khususnya Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), untuk melacak keberadaan dua jurnalisnya yang ditahan oleh otoritas Israel di perairan Mediterania.
Wakil Pemimpin Redaksi Republika, Stevy Maradona menyebut pihaknya langsung meneruskan video SOS kiriman Bambang Noroyono atau Abeng kepada Kemenlu sesaat setelah diterima pada Senin sore.
"Kemenlu responsnya juga gegas, langsung bertindak. Terima kasih Kemenlu juga langsung meneruskan situasi terkininya ke jejaring mereka di perairan Mediterania," kata Stevy Maradona saat sesi wawancara dengan Tribunnews, Selasa (19/5/2026).
Saat ini, upaya pencarian difokuskan melalui tiga Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) yang berada di wilayah terdekat, yakni KBRI Turki, KBRI Yordania, dan KBRI Mesir.
Selain itu, jaringan di Siprus yang masuk dalam wilayah kerja KBRI Italia juga turut dikerahkan.
Namun, Stevy mengakui tantangan besar membentang dalam misi penyelamatan ini.
Mengingat Indonesia tidak memiliki hubungan diplomatik resmi dengan Israel, proses negosiasi dan pencarian informasi menjadi sangat terbatas.(*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul WNI Diculik Israel, Republika Desak Presiden Prabowo & Menlu Sugiono Segera Ambil Langkah Diplomasi
Video Production: Okwida Kris Imawan Indra Cahaya
Sumber: Tribunnews.com
Tribunnews Update
KPK Bongkar Dugaan TPPU Sugiri Sancoko, Sejumlah Aset Kendaraan Mewah Diamankan
2 jam lalu
Tribunnews Update
Target Ekonomi Prabowo 2027: Rupiah Dijaga di Rp16.800-Rp17.500 dan Inflasi Tetap Rendah
2 jam lalu
Tribunnews Update
Sosok Pelaku Pembakaran Mobil Kades Hoho di Banjarnegara Terungkap, Ternyata Sudah Kenal sejak 2015
2 jam lalu
Tribunnews Update
Gencatan Senjata Terancam Gagal, Hizbullah Intensifkan Serangan ke Israel di Tengah Krisis Lebanon
2 jam lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.