Konflik Rusia vs Ukraina
Ratusan Pemuda Dilatih Menjadi Pasukan Chechnya & Bantu Rusia, Siap Bertempur Lawan Ukraina
TRIBUN-VIDEO.COM - Pasukan Chechnya melatih ratusan prajurit dari berbagai negara bagian untuk diturunkan dalam operasi militer khusus ke Ukraina.
Dilansir dari Telegram Kadyrov_95 pada Jumat (29/4/2022) disebutkan bahwa ratusan orang tersebut merupakan sukarelawan yang akan diberangkat ke zona operasi militer khusus di Ukraina.
Ratusan pejuang pemberani tersebut berasal dari bagian negara yang luas memutuskan untuk menjadi bagian dari tentara pembebasan Rusia.
Baca: Komandan Perang Chechnya Sebut Ramzan Kadyrov Pengkhianat yang Dibeli Vladimir Putin
Mereka dipimpin dan dilatih langsung oleh Ketua Parlemen Republik Chechnya Magomed Daudov.
Ratusan prajurit tersebut dilatih di Universitas Pasukan Khusus Rusia di Gudermes dalam penembakan taktis, serta pertempuran di hutan.
Para pemuda tersebut menerima semua pengetahuan dan keterampilan tempur yang paling diperlukan dari instruktur terbaik Republik Chechnya.
Pendekatan operasional semacam ini membuat ppara sukarelawan siap untuk segera memulai misi tempur ke lapangan.
Baca: Kritik Keras Pemimpin Chechnya untuk Pihak Zelensky, Ukraina Kini Hanya Jadi Samsak AS dan NATO
Magomed Daudov menegaskan berharap semua tugas yang ditetapkan oleh Panglima Tertinggi Vladimir Putin akan diselesaikan dengan cepat, kompeten, dan tepat waktu. (*)
Baca juga berita terkait di sini
Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com dengan judul Ratusan Relawan Pemuda Dilatih Menjadi Pasukan Chechnya Untuk Siap Bertempur Hancurkan Ukraina!
# Ukraina # Rusia # Chechnya # perang # Invasi
Video Production: Megan FebryWibowo
Sumber: Tribun Medan
Mancanegara
Peran China di Balik Kesepakatan Gencatan Senjata AS-Iran, Berupaya Mencapai Pengakhiran Perang
Rabu, 8 April 2026
Tribunnews Update
Wacana Trump Berlakukan Sanksi 50 Persen bagi Negara Pemasok Senjata Iran Selama Gencatan Senjata
Rabu, 8 April 2026
Mancanegara
Israel Terancam Lumpuh! Rusia Bocorkan Data Rahasia Israel Kepada Iran untuk Serangan lanjutan
Rabu, 8 April 2026
Tribunnews Update
Netanyahu Dihujat Oposisi seusai Dukung Gencatan Senjata AS-Iran, Dinilai Bakal Buat Bencana Politik
Rabu, 8 April 2026
Tribunnews Update
Kata Bahlil Soal 2 Kapal Indonesia Masih Tertahan di Selat Hormuz, Harap Jeda Konflik Jadi Solusi
Rabu, 8 April 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.