Minggu, 10 Mei 2026

TRIBUNNEWS UPDATE

Polisi Buru Penadah 111 Ton Besi yang Dicuri dari Proyek Kereta Cepat, Identitas Dikantongi

Kamis, 11 November 2021 08:18 WIB
Kompas.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Kini polisi telah mengantongi identitas penadah 111 ton besi yang dicuri dari proyek kereta cepat Jakarta-Bandung di Cipinang Melayu, Makasar, Jakarta Timur.

Penadah dikabarkan berlokasi di Jakarta.

Aksi pencurian diinformasikan dilakukan pelaku selama 6 bulan terakhir.

Dilansir Kompas.com, Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Jakarta Timur, Komisaris Besar Erwin Kurniawan, menyampiakan informasinya.

Ia dan jajarannya telah mengantongi nama penadah itu.

"(Penadah) bukan industri, tetapi perorangan," kata Erwin

Penadah disebut berada di Jakarta, namun ia tak memberikan informasi detail alamat.

Baca: Besi Proyek Kereta Cepat Sebanyak 111 Ton Dicuri, Polisi Dalami Indikasi Keterlibatan Orang Dalam

Baca: Polisi Tangkap Pelaku Pencurian Ratusan Ton Besi Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Besi seberat 111 ton tersebut diinformasikan dijual begitu saja lewat penadah tersebut.

"Sama pelaku besi dijual begitu saja lewat penadah. Ditimbang terus dijual," ujar Erwin.

Dari kasus yang terjadi, polisi telah menangkap 5 orang.

Kini tujuh orang dikabarkan masih buron.

"Dari jumlah (besi) yang diambil dan sudah dijual itu sekitar 111.081 kilogram. Ini cukup mencengangkan dengan berbagai jenis besi," kata Erwin

Erwin mengatakan, besi-besi yang diambil merupakan penyokong cor-coran milik PT Wika.

Polisi menduga adanya keterlibatan pegawai PT Wika dan PT KCIC dalam kasus pencurian itu.
(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Polisi Buru Penadah 111 Ton Besi yang Dicuri dari Proyek Kereta Cepat"

#kereta cepat Jakarta-Bandung # PT Wika # PT KCIC # Kapolres Jakarta Timur Kombes Pol Erwin Kurniawan

Editor: Aprilia Saraswati
Video Production: Andy Prasetiyo
Sumber: Kompas.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved