Kamis, 9 April 2026

Terkini Daerah

Pengancam Kurir COD pakai Pedang Ditangkap, Minta Maaf Sambil Nangis di Mapolsek Ciputat Timur

Jumat, 28 Mei 2021 21:35 WIB
TribunJakarta

TRIBUN-VIDEO.COM - Beberapa waktu lalu viral di media sosial sebuah video yang menunjukkan seorang pria melakukan pengancaman terhadap kurir COD menggunakan katana.

Pria tersebut berinisial MDS (43) warga Ciputat, Tangerang Selatan yang kini sudah ditangkap oleh pihak kepolisian.

Kini ia sudah menyampaikan permohonan maaf sambil menangis di kantor polisi dan menyebut dirinya malu.

Bukan tanpa sebab, MDS mengaku trauma atas penipuan yang menimpa dirinya.

MDS mengaku tak benar-benar berniat mengancam kurir COD dengan pedang karena tak punya nyali menyakti orang.

Trauma ditipu yang membuatnya hilang kendali sampai memarahi kurir sambil menenteng pedang.

MDS mengaku panas lantaran tertipu untuk yang ketiga kalinya.

Sebelum peristiwa Selasa malam itu, ia sudah dua kali tertipu belanja online sebelumnya.

MDS juga sudah melakukan proses pengembalian sesuai prosedur saat tertipu sebelumnya, namun barang yang diharapkan tak kunjung datang.

MDS mengaku malu akan perbuatannya, terutama kepada keluarga dan institusi kepolisian.

Pasalnya MDS tergabung dalam organisasi mitra polisi, tepatnya Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat FKDM Polsek Parung.

Baca: Viral Kasus Kurir Ditodong Pedang, Simak Cara Retur Barang Tak Sesuai saat COD

Baca: Pengancam Kurir COD Gunakan Pedang, Menangis dan Minta Maaf di Mapolsek Ciputat Timur

MDS menyadari, sebagai mitra kepolisian, harusnya ia bisa menjadi contoh kepada masyarkat.

Namun perbuatan spontannya menarik pedang di depan kurir hingga membuat ketakutan, begitu menciderai integritasnya.

"Saya mitra polisi, saya malu sekali sama polisi. Saya harusnya bisa mencontohkan. Tapi sekarang saya jadi pelaku, saya menyesal dan mohon maaf sekali pada semua pihak yang merasa dirugikan," ujar MDS.

"Kepada pihak kurir yang djrugikan saya minta maaf. Saya berjanji tidak akan mengulangi tindakan ini lagi," tambahnya.

Permintaan maaf itu disampaikan pelaku saat konferensi pers di Mapolsek Ciputat Timur, Tangerang Selatan, Kamis (27/5/2021).

Sepanjang wawancara yang cukup lama dipandu Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Jun Nurhaida itu, MDS tak henti berlinang air mata.

Menurut MDS, dirinya benar-benar tak berniat mengancam. Ia hanya spontan menakut-nakuti si kurir agar mau mengembalikan uangnya, karena paket yang diterimanya kosong.

"Saya hanya sekadar menakut nakuti karena saya tidak punya nyali untuk menyakiti orang lain. Dan tidak pernah saya menyakiti orang lain apalagi melukai dengan senjata tajam," ujarnya.

Air mata dan penyesalan MDS tak mampu memutihkan sangkaan yang diterapkan aparat kepolisian.

Kapolsek Jun Nurhaida mengatakan, MDS disangkakan pasal 368 (1) subsider pasal 2 (1) Undang-Undang Darurat nomor 12 Tahun 1951, dengan modus mengancam dengan sebilah pedang atau senjata tajam.
(TribunJakarta.com/Jaisy Rahman Tohir)

Artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com dengan judul Tangis Penyesalan Pengancam Kurir COD Pakai Pedang di Ciputat: Saya Tak Punya Nyali Sakiti Orang

# Kapolsek Ciputat Timur # Polsek Parung # kurir COD # kurir  # Ciputat

Editor: Aprilia Saraswati
Video Production: Danang Risdinato
Sumber: TribunJakarta

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved