Yandex

Hoax or Fact

Benarkah Rizieq Shihab Surati Presiden Jokowi dan Minta Tolong Kasusnya Dihentikan? Begini Faktanya

Rabu, 13 Januari 2021 16:35 WIB
Tribun Video

TRIBUN-VIDEO.COM - Polda Metro Jaya menetapkan Muhammad Rizieq Shihab (MRS) sebagai tersangka kasus kerumunan massa di Petamburan yang terjadi pada 14 November 2020.

Selain itu, dirinya juga ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus kerumunan di Megamendung, Bogor, Jawa Barat.

Terkait dengan hal ini, beredar narasi di media sosial yang menyebut Rizieq Shihab menuliskan surat dan mengirimkan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta kasusnya dihentikan.

Baca: Polisi Sebut Rizieq Shihab Pernah Positif Covid-19 dan Tutupi Hasil Tes Swabnya ke Publik

Narasi ini pertama kali diunggah oleh sebuah akun di Facebook pada 9 Januari 2021, yang bertuliskan:

KATANYA ULAMA dan HABIB (PALSU)...mencaci maki dan tidak mengakui Jokowi....sekarang minta tolong ....ternyata dia TOLOL dan BEGO !!!

Setelah ditelusuri narasi ini tidak benar.

Akun itu mengunggah tangkapan layar sebuah artikel yang bertajuk Rizieq Shihab Surati Jokowi Minta Kasusnya Dihentikan, Ini Komentar Telak Polri.

Artikel tersebut telah tayang di Kompas.com, pada 21 Juni 2017.

Pada saat itu, Rizieq Shihab diduga terlibat kasus percakapan via WhatsApp berkonten pornografi dengan Firza Husein.

Dikutip dari Kompas.com, Rizieq Shihab meminta agar Presiden memerintahkan Polri untuk menghentikan penyidikan kasusnya.

Baca: Gugatan Praperadilan Rizieq Shihab Ditolak, Pengacara Tak Terima, Alamsyah: Putusan Hakim Sesat

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Setyo Wasisto berujar, penghentian perkara tersebut merupakan wewenang penuh penyidik yang menangani kasusnya.

Menurutnya, penghentian perkara tidak langsung bisa dilakukan walaupun ada tekanan dari pihak tertentu.

Sehingga, narasi yang beredar itu tidak benar atau hoaks. (Tribun-Video.com/Falza Fuadina)

Editor: Panji Anggoro Putro
Reporter: Falza Fuadina
Video Production: Desy Noormawati Amalia
Sumber: Tribun Video
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved