Sabtu, 6 Juni 2026

Habib Rizieq: Ada Gerakan Siluman Ingin Tokoh GNPF MUI Dikriminalisasi

Selasa, 17 Januari 2017 21:18 WIB
Tribunnews.com

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ferdinand Waskita

TRIBUN-VIDEO.COM, JAKARTA - Pimpinan Front Pembela Islam Habib Rizieq Shihab menduga adanya aktor intelektual yang menginginkan tokoh GNPF-MUI dikriminalisasi. 

Menurut Rizieq, tuduhan itu mulai meningkat setelah FPI melaporkan Gubernur Daerah Khusus Ibukota Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. atas dugaan penistaan agama. Kemudian adanya aksi Bela Islam.

Tonton juga:

Jelang Imlek, Toko Pernak-pernik Imlek Di Bogor Mulai Ramai Dikunjungi Pelanggan

KPU Pekanbaru Lakukan Proses Pelipatan 587.192 Surat Suara

"Sebagaimana yang disampaikan tadi, ada gerakan siluman yang entah siapa yang menjadi sutradara dan produsernya, tokoh-tokoh GNPF-MUI ingin dikriminalisasi dengan berbagai persoalan," kata Rizieq di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (17/1/2017).

Rizieq mengatakan aktor intelektual tersebut mencari celah dan kesalahan tokoh GNPF MUI dan mendorong kelompok binaan untuk membuat laporan. Menurut Rizieq, cara-cara penegakan hukum tersebut tidak sehat.

"Karena itu kita minta kepada Komisi III agar beliau ini sebagai mitra polisi, agar Komisi III ini menyampaikan kepada bapak kapolri, dan seluruh jajarannya agar penegakan hkum ditegakan secara profesional," ujar Rizieq.

Rizieq menilai Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavian memiliki komitmen yang sangat baik dalam penegakan hukum. Ia pun meminta Komisi III memberikan dukungan kepada Kapolri untuk menegakkan hukum secara profesional dan berkeadilan.

"Oknum-oknum di Polri yang menyalahgunakan jabatan, yang mengkriminalisasi ulama atau yang melakukan pekerjaan di luar komando dari kepolisian itu sendiri harus ditindak," kata Rizieq. (*)

Editor: Sigit Ariyanto
Reporter: Ferdinand Waskita
Video Production: Sigit Ariyanto
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved