Live Tribunnews Update
Langkah Eks Waka BGN Sony Sonjaya Usai Jadi Tersangka Kasus MBG, Siap Jadi Justice Collaborator
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru.
TRIBUN-VIDEO.COM - Mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sony Sonjaya menyatakan siap buka-bukaan terhadap penegak hukum terkait dugaan korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Badan Gizi Nasional (BGN) tahun 2025-2026.
Pensiunan polisi reserse dengan pangkat terakhir jenderal bintang dua itu menyatakan ingin menjadi Justice Collaborator (JC) atau saksi yang bekerja sama dalam kasus tersebut.
Diketahui, dalam perkara ini Sony telah menunjuk Krisna Murti sebagai pengacaranya.
Baca: Raymond-Joaquin Tembus Semifinal Indonesia Open 2026, Servis Gacor Jadi Kunci Kemenangan Dramatis
Sony merupakan satu dari tiga tersangka dalam perkara itu.
Krisna Murti mengatakan, keputusan kliennya menjadi justice collaborator yakni untuk membuka kasus secara terang bendera.
Justice collaborator merupakan sebutan bagi pelaku tindak pidana yang bersedia bekerjasama dengan aparat penegak hukum demi membongkar kasus kejahatan yang bersifat terorganisir.
Baca: Air Terjun Permai Kilo 28, Destinasi Tersembunyi Favorit Anak Muda yang Wajib Dikunjungi
Bagi pihak yang mengajukan diri sebagai JC, maka akan mendapat perlindungan khusus dan keringanan hukuman.
Adapun pengajuan diri sebagai JC disampaikan oleh kuasa hukum Sony, Krisna Murti.
Di sisi lain, ada kemungkinan bahwa pengajuan JC oleh Sony akan ditolak.
Baca: Duel Merah Putih di Semifinal Polytron Indonesia Open 2026, Sabar/Reza Antisipasi Kebangkitan Junior
Ahli hukum pidana dari Universitas Trisakti, Abdul Fickar Hadjar, menjelaskan bahwa kemungkinan penolakan karena status Sony yang diduga menjadi pelaku utama dalam kasus rasuah ini.
Bahkan, dia mengatakan peluang diterimanya pengajuan JC oleh Sony semakin kecil ketika pihak yang diungkap olehnya tidak memiliki jabatan setara atau lebih tinggi daripada dirinya.
"Ya artinya tidak memenuhi syarat untuk menjadi JC (jika berstatus sebagai pelaku utama). Kecuali yang dia akan buka (keterlibatannya), kedudukannya di atas dia atau setingkat menteri, presiden, atau wakil presiden," katanya kepada Tribunnews.com, Jumat siang.
Baca: Timnas Indonesia Bungkam Timnas Oman 3-0, John Herdman Puji Mental dan Permainan Skuad Garuda
Ketika ditanya jika Sony terbukti menjadi pihak yang menerima hasil korupsi paling kecil dibanding tersangka lainnya meski berstatus sebagai pelaku utama, Abdul juga menganggap peluang dia berstatus sebagai JC tetap tertutup.
Abdul menjelaskan, jika nantinya Sony masuk dalam kualifikasi sebagai pelaku utama, maka aparat penegak hukum akan mengesampingkan bukti terkait hasil korupsi yang diterima pensiunan jenderal bintang dua Polri tersebut.
Sehingga, dia kembali menegaskan apabila aparat penegak hukum tetap menganggap Sony sebagai pelaku utama, maka peluangnya berstatus sebagai JC akan gugur.
Baca: Dion Wiyoko Bagikan Pengalaman soal Kesehatan Gigi yang Jarang Disadari
Tim Redaksi Tribunnews.com pun lantas meminta pendapat Abdul terkait perbedaan peran Sony dengan mantan terpidana kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat, Bharada Richard Eliezer.
Di mana mereka sama-sama berstatus sebagai pelaku tindak pidana, tetapi pengajuan JC oleh Bharada Eliezer berujung diterima dalam kasus tersebut.
Abdul pun berpendapat bahwa Sony dan Bharada Eliezer memiliki peran berbeda.
Bharada Eliezer, katanya, bukan berstatus sebagai pelaku utama dalam kasus tersebut karena dia terpaksa membunuh Brigadir Yosua setelah adanya perintah dari atasannya yakni mantan Kadiv Propam Polri, Ferdy Sambo.
(Tribun-Video.com/Tribunnews.com)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Korupsi MBG, Peluang Sony Sonjaya Jadi Justice Collaborator Tertutup jika Tak Penuhi Syarat Ini
Reporter: Yustina Kartika Gati
Video Production: Rahmat Gilang Maulana
Sumber: Tribunnews.com
TRIBUNNEWS UPDATE
Akui Ditekan, Eks Waka GBN Sony Sonjaya Ajukan Jadi Justice Collaborator di Kasus Dugaan Korupsi MBG
14 jam lalu
Terkini Nasional
Gaya Nanik Deyang jadi Sorotan saat Sidak Dapur MBG setelah Gantikan Dadan jadi Kepala BGN
15 jam lalu
TRIBUNNEWS ON FOCUS
[FULL] Korupsi Guncang MBG, Pengamat Ingatkan Prabowo: Jangan Sampai Jadi Alat Kartel Elite Politik
16 jam lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.