Balas Dendam Bertubi-tubi! Houthi Gempur Kapal Nuklir & Kapal Perang AS seusai Yaman Dihujani Misil

Editor: Tri Hantoro

Reporter: Maria Nanda Ayu Saputri

Video Production: valencia frida varendy

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

TRIBUN-VIDEO.COM - Angkatan Bersenjata Yaman kembali terlibat konfrontasi sengit dengan AS. 

Serangan yang dilakukan pada Jumat (4/4) menjadi balas dendam lantaran AS meluncurkan misil ke wilayah udara Yaman. 

Dikutip dari Almayadeen Net, hal itu disampaikan juru bicara Houthi Brigadir Jenderal Yahya Saree. 

Ia mengatakan Angkatan Bersenjata Yaman melakukan serangan terkoordinasi ke kapal AS di Laut Merah. 

Dalam serangan itu, Houthi melibatkan unit angkatan laut, rudal, dan pesawat tak berawaknya. 

Akibat serangan itu, kapal perang AS termasuk USS Harry S. Trauman dan kapal induk kelas Nimitz menjadi target Houthi. 

Baca: Diancam Donald Trump! Iran Rela Tinggalkan Houthi Yaman demi Hindari Perang dengan Amerika Serikat

Saree menegaskan operasi itu melibatkan sejumlah rudal jelajah dan pesawat nirawak. 

Serangan balas dendam itu menandai konfrontasi kedua dalam 24 jam. 

Saree menggambarkan operasi tersebut sebagai "aksi militer gabungan yang kualitatif" 
 
Pasalnya, AS sempat menyerang wilayah Udara Yaman namun Saree mengklaim berhasil digagalkan Houthi. 

Saree menekankan bahwa pasukan Yaman akan terus menargetkan semua kapal perang AS dan sumber ancaman. 

Di satu sisi, pemimpin Ansar Allah, Sayyed Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan tentang meningkatnya agresi AS-Israel di seluruh wilayah.

Sayyed Al-Houthi menuduh rezim Israel meningkatkan pelanggaran di Lebanon, termasuk serangan udara yang menjangkau hingga Beirut, Damaskus, dan Suriah. 

(Tribun-Video.com)

Artikel ini telah tayang di Almayadeen Net dengan judul Al-Houthi dan Saree mengatakan kemampuan Yaman tidak terpengaruh oleh agresi AS

#houthi #yaman #israel #as #lautmerah #yahyasaree

Sumber: Tribunnews.com
   #TRIBUNNEWS UPDATE   #Houthi   #nuklir   #Yaman
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda