Blak-blakan Pakar Perang Akui Ukraina Bergantung ke AS, Jika Bantuan Di-stop Kyiv Terpaksa Berdamai

Editor: Bintang Nur Rahman

Video Production: Okwida Kris Imawan Indra Cahaya

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

TRIBUN-VIDEO.COM - Kolumnis AS dan pakar perang nuklir, Fred Kaplan mengakui Ukraina sepenuhnya bergantung pada bantuan AS.

Dikatakan, jika bantuan senjata dihentikan maka Ukraina tak akan bertahan lama.

Dikutip dari Tribunnews.com pada Kamis (20/4/2023), hal itu diungkapkan Fred Kaplan saat diwawancari media Jerman, Die Welt.

Ia menerangkan, Ukraina sangat bergantung dengan AS.

Baca: Eropa Mulai Luluh, Upayakan Pembicaraan Damai di Ukraina dan Tak Lagi Desak China Musuhi Rusia

Terutama soal persenjataan untuk perang melawan Rusia.

Kaplan membeberkan, jika terjadi penghentian bantuan, maka dapat memaksa pemerintah Ukraina untuk "mencapai kesepakatan" dengan Rusia.

Ia menegaskan, sebenarnya tanpa bantuan AS, Ukraina tidak akan bertahan lama.

“Tanpa bantuan AS, (Ukraina) tidak akan bertahan lama,” katanya, dikutip dari Die Welt.

Sebagaimana diketahui, Rusia mengecam pers Jerman, Die Welt, yang menerbitkan hasil wawancara dengan kolumnis Amerika Serikat (AS), Fred Kaplan.

Baca: China Setuju! Dukung Upaya Damaikan Rusia-Ukraina seusai Diajak Presiden Prancis Emmanuel Macron

Dinarasikan adanya skenario dengan membunuh Presiden Vladimir Putin dapat mengakhiri perang di Ukraina.

Duta Besar Rusia untuk Berlin, Sergey Nechaev, mengecam media Die Welt karena dianggap mengobarkan semangat anti-Rusia.

"Die Welt telah mengabaikan 'seruan de facto untuk pembunuhan ini', yang tidak dihapus dan tidak dikomentari. Bahkan, menggunakannya sebagai tajuk utama di artikel itu," tulis Sergey Nechaev dalam sebuah postingan di akun Telegram Kedutaan Rusia di Berlin, Senin (17/4/2023).

Terlebih secara terus terang, Fred Kaplan mengatakan, cara termudah untuk mengakhiri perang adalah seseorang membunuh Putin.

Baca: Makin Canggih! Robot Tempur Pembunuh Tank Milik Rusia Bakal Dilengkapi Drone Kamikaze BAS-80

“Cara termudah untuk mengakhiri ini adalah seseorang membunuh Putin,” kata Fred Kaplan.

Wartawan dan ilmuwan politik Amerika itu mengatakan, ia tidak percaya Rusia akan menang.

Ia juga mengatakan kemungkinan lainnya adalah perang ini dapat berlangsung selama bertahun-tahun. (Tribun-Video.com/ Tribunnews.com)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Rusia Kecam Pers Jerman soal Artikel Bunuh Vladimir Putin Bisa Akhiri Perang di Ukraina

HOST: BIMA MAULANA
VP: Indra

# Pakar Perang # Ukraina # Amerika Serikat # bantuan # berdamai

Sumber: Tribunnews.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda