TRIBUN-VIDEO.COM - Menyusul gempa bumi di wilayah Lombok pada Minggu petang, Tim SAR gabungan melakukan evakuasi terhadap wisatawan asing dan domestik dari lokasi wisata Gili Trawangan, Gili Air, dan Gili Meno.
Namun, proses evakuasi tersebut terkendala terbatasnya kapal. Demikian dipaparkan oleh Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho melalui akun twitternya, @Sutopo_PN, Senin (6/8/2018).
"Wisatawan asing dan domestik menunggu evakuasi dari Gili Trawangan, Gilingan Air dan Gili Meno Lombok Utara. Terbatasnya kapal menyebabkan evakuasi bertahap. Tim SAR akan menambah kapal," tulis Sutopo di twitternya.
Seperti diberitakan, sebanyak 1.000 orang wisatawan asing dan domestik dievakuasi dari tiga lokasi wisata di Lombok Utarta, menyusul gempa bumi yang terjadi pada Minggu malam. Tak ada korban jiwa dari para wisatawan.
Menurut Sutopo, evakuasi para wisatawan itu dilakukan dengan menggunakan tiga buah kapal. Mereka dievakuasi dari Gili Trawangan, Gili Air dan Gili Meno di Lombok Utara.
"1.000 orang turis asing dan domestik dievakuasi dari Gili Trawangan, Gili Air dan Gili Meno di Lombok Utara. Tidak korban jiwa dari wisatawan disana. Evakuasi menggunakan 3 kapal," tulis Sutopo di Twitternya.(*)
Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul Jumlah Kapal Terbatas, Evakuasi Wisatawan dari Gili Trawangan Dilakukan Bertahap
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.