Kisah Viral

Viral Ojol Terima Orderan Fiktif Rp660 Ribu, Pihak Grab Ganti Rugi hingga Lakukan Penonaktifan

Kamis, 10 Oktober 2019 11:16 WIB
Kompas.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Sebuah unggahan yang menampilkan seorang mitra Grab yang mengalami fake order atau orderan palsu viral di media sosial Twitter pada Selasa (8/10/2019).

Dalam twit itu, disebutkan bahwa mitra Grab tersebut menerima orderan berupa makanan cepat saji senilai Rp 660.000.

Sebelumnya, dikisahkan bahwa orderan fiktif itu mengatasnamakan "embak elsa" yang berlokasi di Jalan Mandala, Jakarta.

Pihak pemesan melakukan order sejumlah burger di kios Burger King di salah satu mal Jakarta.

Namun, ketika mitra Grab tersebut membawa pesanan dan mengampiri si pemesan, ternyata hasilnya nihil.

"Papa dari kakak yang ada di tempat kerjaku dijahatin orang, jadi ada yang pesan burger dengan total Rp 600.000 lebih, tapi pas disamperin enggak ada orangnya. Si yang jahatin order bayar tunai ya teman-teman. Papa-nya lagi bingung sekarang karena diisengin orang," tulis akun angel, @CB97enthus dalam twitnya.

Hingga kini, unggahan tersebut telah dire-twit sebanyak lebih dari 19.500 kali dan telah disukai sebanyak lebih dari 10.300 kali oleh pengguna Twitter lainnya.

Sikap Grab Menanggapi hal itu, Head of Marketing GrabFood Indonesia, Hadi Surya Koe mengungkapkan bahwa pihaknnya telah mengetahui kabar tersebut dan langsung menghubungi mitra yang bersangkutan.

"Manajemen Grab telah menerima informasi mengenai terjadinya transaksi order fiktif yang diterima oleh salah satu mitra GrabFood di Jakarta pada 8 Oktober 2019.

Kami juga telah menghubungi mitra itu dan telah memproses ganti rugi secara penuh atas biaya yang telah dikeluarkan mitra," ujar Hadi kepada Kompas.com pada Rabu (9/10/2019).

Atas kejadian yang menimpa mitra GrabFood itu, Grab mengambil langkah tegas berupa penonaktifkan akun pengguna Grab yang terbukti melakukan order fiktif tersebut.

"Kita sangat aware mengenai hal ini, sehingga memang sudah menyiapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) untuk membantu driver," katanya lagi.

Menurutnya, pihak Grab senantiasa berupaya menjaga kualitas layanan dan terus meningkatkan aspek kepercayaan dan keamanan terkait dengan relasi antara pihak Grab dengan para pengguna layanan GrabFood, baik mitra pengemudi, merchant, maupun pelanggan secara menyeluruh.

Hadi menyampaikan bahwa pihaknya berupaya agar kejadian serupa tidak terulang kembali dan mengimbau masyarakat, khususnya pelanggan, untuk menghargai kerja keras mitra pengemudi GrabFood dalam menjalankan pekerjaannya.

"Grab sudah menyediakan jalur khusus komunikasi untuk mitra pengemudi GrabFood jika mereka mengalami kejadian serupa untuk dapat diinvestigasi lebih lanjut oleh Grab," kata Hadi.

Sementara itu, apabila pelanggan menerima peredaran informasi yang melibatkan GrabFood, Hadi menyarankan agar selalu mengecek kebenaran informasi tersebut.

Adapun pengecekan ini baiknya dilakukan sebelum meneruskan informasi itu ke pihak lain dengan meneruskan ke tim Customer Experience Grab yang kemudian untuk ditindaklanjuti. (Kompas.com/ Retia Kartika Dewi)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Viral Ojol Terima Orderan Fiktif Senilai Rp 660.000, Ini Penjelasan Grab

ARTIKEL POPULER:

Baca: VIRAL! Ridwan Saidi Sebut Kerjaan Sriwijaya Fiktif hingga Dibantah Ahli

Baca: Terdakwa Kredit Fiktif Rp 23,5 Miliar Mulyono Menangis Minta Bebas dari Segala Tuntutan

Baca: Colek Pengguna GPS Tuyul dan Orderan Fiktif, Gojek Bakal Polisikan Driver yang Curang

TONTON JUGA:

Editor: Radifan Setiawan
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved