Viral Video

VIRAL! Ridwan Saidi Sebut Kerjaan Sriwijaya Fiktif hingga Dibantah Ahli

Jumat, 30 Agustus 2019 08:36 WIB
Kompas.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Pernyataan budayawan asal Betawi, Ridwan Saidi, yang menyebut Kerajaan Sriwjaya hanyalah fiktif, menuai protes dan menjadi viral di media sosial.

Sementara itu, sejumlah sejarawan di Sumatera Selatan segera membantah pernyataan Saidi yang diunggah di akun Youtube Macan Idealis itu.

Salah satunya adalah seorang ahli dari Balai Arkeologi Sumatera Selatan, Retno Purwati. Dirinya menyebut pernyataan Ridwan tersebut tak memiliki dasar yang jelas.

Menurut Retni, sudah banyak bukti sejarah yang menunjukkan adanya Kerajaan Sriwijaya.

1. Pernyataan Saidi viral di media sosial

Pada Jumat (23/8/2019), sebuah video di kanal YouTube Macan Idealis menampilkan Ridwan Saidi secara tegas menyebutkan jika kerajaan Sriwijaya adalah kerajaan fiktif.

Saidi juga mengatakan, tidak ada tentara Portugis dan benteng Portugis, mereka hanya datang berdagang ke Nusantara.

Kontan video tersebut segera menuai komentar dan reaksi keras dari warganet.

Sejumlah ahli di Sumatera Selatan pun segera memberikan bantahan dan menegaskan bahwa Kerajaan Sriwijaya adalah nyata.

2. Dikritik arkeolog

Seorang pemburu benda zaman Kerajaan Sriwijaya yang tergabung dalam Komunitas Petualang Metal Detektor Indonesia, Arya, nampak tengah mendeteksi benda bersejarah di pinggir Sungai Musi.

Menurut Retno, pendapat Saidi di dalam video tersebut tidak memiliki dasar kuat.

Menurutnya, banyak bukti sejarah yang telah menunjukkan keberadaan Kerajaan Sriwijaya. "Buktinya apa (menyebut kerajaan Sriwijaya fiktif) coba tunjukan," kata Retno, Senin (26/8/2019).

Selain itu, Retno menjelaskan, buku dari peneliti seluruh negeri banyak membahas soal kerajaan Sriwijaya.

Selain itu, prasasti kerajaan Sriwijaya juga ditemukan. " Pada zaman Belanda juga sudah disebutkan mengenai kerajaan Sriwijaya.

Bahkan sampai sekarang masih jadi perebutan soal kota Sriwijaya, kalau fiktif kenapa harus diperebutkan," ujarnya.

3. Sejarawan tunjukan fakta sejarah

Kerajaan Sriwijaya Budayawan Ridwan Saidi saat hadir dalam acara diskusi Asosiasi Pakar Hukum Pidana di Hotel Sheraton Jakarta, Selasa (27/6/2017)

Sejarawan Sumsel Vebry Al Lintani turut angkat bicara menanggapi pernyataan Saidi.

Menurut Vebry, berdirinya kerajaan Sriwijaya bisa dilihat dari prasasti Kedukan Bukit, Talang Tuo dan Telaga Batu.

Seluruh prasasti itu telah ada sejak abad ke-7 Masehi. "Ada juga catatan sejarah peninggalan I-Tsing atau Yi Jing, soerang biksu dari Tiongkok dalam bukunya Nanhai menyebutkan pernah singgah ke Kerajaan Sriwijaya.

Artinya jelas ada, dan besar (kerajaan Sriwijaya)," ucapnya.

4. Dianggap pernyataan pribadi yang tak berdasar fakta

Bebatuan berbentuk bundar yang diduga peninggalan penguasa Kota Kapur tempo dulu yang masih tersisa di tengah perkebunan lada penduduk setempat

Vebry mengatakan, dirinya mempertanyakan maksud dan tujuan Saidi menyampaikan pendapat tersebut.

Pendapat tersebut, menurutnya, tanpa didukung dengan fakta sejarah. "Kita tidak tahu apa maksud dan tujuannya mengatakan demikian.

Menurut saya itu pendapat pribadi,"kata Vebry.

Vebry juga menjelaskan sudah banyak bukti dan fakta sejarah tentang keberadaan Kerajaan Sriwijaya.(KOMPAS.com/ Aji YK Putra)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Fakta Viral Pernyataan Ridwan Saidi, Sebut Kerajaan Sriwijaya Fiktif hingga Dibantah Ahli

ARTIKEL POPULER:

Baca: Profil Ridwan Saidi - Politikus Indonesia

Baca: Dianggap Melecehkan Maruf Amin Ridwan Saidi Ditegur

Baca: Modus Pembunuhan Edi Chandra, Diajak AK Berhubungan Intim hingga Algojo Siap di Garasi

TONTON JUGA:

Editor: Radifan Setiawan
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved