Jumat, 15 Mei 2026

Pemprov DKI Jakarta Talangi Tunggakan Dana BPJS Kesehatan ke RSUD

Sabtu, 31 Agustus 2019 12:56 WIB
Tribunnews.com

Laporan wartawan Tribunnews, Lendy Ramadhan

TRIBUN-VIDEO.COM - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menalangi tunggakan dana Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD).

Hal tersebut dinyatakan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dalam jumpa pers di kantornya, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (30/8/2019).

Anies menjelaskan, dana talangan tersebut unutk menjaga stabilitas keuangan RUSD yang berpotensi terganggu akibat tunggakan dana BPJS Kesehatan yang belum cair.

"Dana BPJS yang belum terselesaikan, kami siapkan sari Bank DKI sampai dana BPJS tuntas," kata Anies Baswedan.

Pihak Bank DKI merinci dana talangan berjumlah Rp. 93 miliar itu ke beberapa RSUD, di antaranya: RSKD Duren Sawit Rp. 5 miliar, RSUD Budi Asih Rp. 15 miliar, RSUD Koja RP. 20 miliar, RUSD Pasar Rebo Rp. 18 miliar, RSUD Tarakan Rp. 15 miliar, dan RSUD Cengkareng Rp. 20 miliar.

"Menjadi suatu kebanggaan dan kehormatan bagi Bank DKI untuk dapat memberikan jasa perbankan dalam bentuk Supply Chain Financing yang pada hari ini diawali dengan enam RSUD dan RSKD di Jakarta," kata Sekretaris Bank DKI, Herry Djufraini.

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Widyastuti menambahkan, selama ini BPJS Kesehatan memang ada kendala dalam pencairan.

"Kita tahu, bahwa BPJS Kesehatan melalui program JKN ada sedikit kendala pencairan," kata Widyastuti.

Namun, Widyastuti tidak merinci jumlah tunggakan yang pernah terjadi selama program BPJS Kesehatan berlangsung.

Dengan adanya talangan tersebut, diharapkan seluruh RSUD di DKI Jakarta tetap bisa menjaga pelayanan kesehatan berkwalitas baik.(*)

Editor: Novri Eka Putra
Reporter: Lendy Ramadhan
Videografer: Lendy Ramadhan
Video Production: Novri Eka Putra
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved