Rabu, 3 Juni 2026

Nasional

Anies Baswedan Bela Dino Patti yang Disindir Seskab Teddy, Sebut Bukan Diplomat Karbitan

Selasa, 2 Juni 2026 21:30 WIB
Tribunnews.com

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru.

TRIBUN-VIDEO.COM - Anies Baswedan, mantan Gubernur DKI Jakarta yang juga mantan rival Presiden RI Prabowo Subianto di Pilpres 2024 kini membela Mantan Wakil Menteri Luar Negeri, Dino Patti Djalal.

Respon Anies itu disampaikan setelah Dino Patti Djalal mengritik soal kunjungan kerja (kunker) luar negeri Prabowo Subianto dan rombongan.

Menurut Anies, Dino adalah sosok yang bukan karbitan jadi diplomat dan pejabat.

Kunjungan kerja itu dinilai masif dalam 1,5 tahun terakhir masa jabatan dari Presiden Prabowo.

Pendiri Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI) itu menilai, dari seluruh pemimpin dunia, Presiden Prabowo telah menjadi kepala negara yang paling sering melakukan perjalanan ke luar negeri.

Dia mencatat selama menjabat presiden, Prabowo menghabiskan 1 dari total 6 harinya di luar negeri.

Usai kritik pedas tersebut, Dino Patti Djalal mendapat serangan dari sejumlah netizen pro-Prabowo hingga sejumlah menteri, bahkan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Anies Baswedan pun kemudian pasang badan untuk Dino Patti Djalal.

Anies mengaku mengenal dekat mantan Wakil Menteri Luar Negeri RI era Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu.

Bahkan, Anies mengetahui Dino Patti Djalal sejak mantan Gubernur DKI Jakarta itu masih kuliah di Universitas Gadjah Mada (UGM).

Baca: 7 Orang Kru Odong-odong Horeg Tersengat Listrik di Cikarang, 3 Orang Tewas di Tempat

Baca: Prabowo Coba Langsung Menu MBG di SMPN 111 Jakarta, Duduk di Bangku Siswa & Makan Bareng

Sedari saat itu, Anies kagum dengan Dino Patti Djalal yang tampil sebagai diplomat muda Indonesia di BBC World Debate, London, Inggris.

Saat itu, Dino Patti Djalal disebut tampil gemilang menjaga nama baik Indonesia yang tengah disudutkan.

“Saat masih kuliah di UGM, saya mendengar kabar seorang diplomat muda Indonesia di London berani tampil di BBC World Debate, berhadapan dengan diplomat senior Ramos Horta, di saat atmosfer internasional sedang menyudutkan Indonesia.”

“Diplomat muda Indonesia itu tampil gemilang menjaga nama Indonesia tetap berwibawa. Di situlah pertama kali saya mendengar namanya: @dinopattidjalal,” jelasnya.

Hingga beberapa tahun kemudian, saat sedang menempuh program PhD di Illinois, Amerika Serikat (AS), Anies berjumpa langsung dengan Dino Patti Djalal.

Saat itu, Dino datang ke Chicago menjelaskan keadaan mahasiswa dan diaspora Indonesia pasca-9/11.

Kesan pertama Anies saat itu, Dino Patti Djalal adalah seorang diplomat muda yang cerdas, artikulatif, dan mampu menangani persoalan rumit dengan ketenangan diplomatik yang sulit ditiru.

“Tahun 2012, sebagai Dubes di AS, Dino menggagas Kongres Diaspora Indonesia pertama di Los Angeles, mempertemukan diaspora dari seluruh dunia.”

“Saya termasuk yang ia undang. Ia lalu mendirikan FPCI, komunitas kebijakan luar negeri terbesar dan berpengaruh, yang ikut melahirkan generasi diplomat baru, ujung tombak kita di panggung global,” jelasnya.

Maka bagi Anies, Dino Patti Djalal adalah seorang diplomat yang menguasai substansi, rekam jejaknya teruji, dan pengalaman memimpinnya luas.

Anies juga menyanjung Dino Patti Djalal dengan menyebutnya bukan diplomat karbitan.

“Itulah Dino. Karier diplomatiknya panjang dan ajeg, kecintaannya pada politik luar negeri Indonesia begitu dalam. Dino Patti Djalal bukan karbitan jadi diplomat, bukan pula karbitan jadi pejabat,” pungkasnya.

(*)

Artikel ini telah tayang di TribunJatim.com dengan judul Anies Baswedan Membela Dino Patti Djalal usai Kritik Prabowo: Bukan Karbitan Jadi Pejabat


 

Editor: Dimas HayyuAsa
Video Production: Latif Ghufron Aula
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved