Kamis, 4 Juni 2026

Konflik Timur Tengah

Kondisi 9 WNI yang Sempat Ditahan Israel Kini Dibebaskan, Mengaku Ditendang dan Disetrum Zionis

Jumat, 22 Mei 2026 09:52 WIB
Tribunnews.com

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Sembilan warga negara Indonesia (WNI) yang tergabung dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla mengaku mengalami kekerasan selama ditahan oleh militer Israel.

Adapun sembilan WNI tersebut saat ini sudah bebas dan berada di Istanbul, Turki untuk dipulangkan ke Indonesia.

Aksi kekerasan terhadap 9 WNI tersebut disampaikan oleh Kepala Perwakilan Konsul Jenderal RI di Istanbul, Turki, Darianto Harsono dalam video yang dibagikan oleh akun Instagram @menluri, Jumat (22/5/2026).

Darianto mengatakan, kekerasan fisik yang dialami berupa pemukulan hingga disetrum.

Sembilan WNI tersebut juga terlihat berada di dekat Darianto sembari mengenakan kefiyeh.

Mereka pun tampak sehat dan tersenyum saat Darianto menyampaikan kondisi para WNI tersebut.

Baca: Xi Jinping Dikabarkan akan ke Korea Utara, Disebut Ingin Jadi Penengah Ketegangan Trump-Kim Jong Un

Baca: Bantah Hercules Lepaskan Tembakan di Depan Putri Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Jangan Playing Victim

Seusai dibebaskan, sembilan WNI tersebut melakukan sambungan video call bersama Menteri Luar Negeri Sugiono.

Dalam keterangan unggahan, Menlu Sugiono mengaku senang dapat berkomunikasi langsung dengan para WNI.

Menurut Sugiono, Pemerintah Indonesia akan terus memastikan proses pemulangan seluruh WNI ke tanah air berjalan dengan lancar dan dapat kembali dengan selamat.

Terkait dengan aksi kekerasan terhadap para relawan kemanusiaan, sebelumnya sempat beredar video terkait hal tersebut.

Dalam rekaman video, terlihat aktivis Global Sumud Flotilla dipaksa sujud dengan tangan terikat dikelilingi oleh aparat keamanan Israel.

Peristiwa terjadi setelah pasukan Israel mencegat hampir 50 kapal flotilla yang berlayar menuju Gaza di perairan internasional pada Senin (18/5/2026).

Saat itu juga tampak Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben Gvir yang melewati para relawan sembari mengibarkan bendera Israel.

Ben Gvir berteriak bahwa para relawan tersebut datang bukan sebagai pahlawan tapi sebagai pendukung teroris.

Sementara itu, Menteri Transportasi Israel, Mirim Regev menuduh para tahanan mendukung terorisme dan mereka pantas dipenjara.

Menurut GSF, lebih dari 420 peserta dari 40 negara telah ditahan dalam operasi tersebut.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dalam pernyataan resmi di media sosial X, Rabu (20/5/2026) mengakui penanganan para aktivis oleh Ben Gvir tak sejalan dengan norma dan nilai Israel.

Netanyahu pun berjanji akan memulangkan para relawan secepatnya.

 

Sumber: https://www.tribunnews.com/nasional/7832734/9-wni-yang-ditangkap-zionis-israel-sempat-dipukul-hingga-disetrum-kini-telah-bebas

#Israel #Zionis #Aktivis #WNI

Editor: winda rahmawati
Video Production: Megan FebryWibowo
Sumber: Tribunnews.com

Tags
   #Israel   #Zionis   #WNI   #aktivis

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved