Kamis, 21 Mei 2026

Tribunnews Update

Jawab Kritikan soal Rupiah yang Terus Melemah, Gubernur BI Optimis Bakal Menguat pada Juli Agustus

Rabu, 20 Mei 2026 14:33 WIB
Tribunnews.com

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Gubernur Bank Indonesia (BI) menyampaikan pandangan bahwa nilai tukar rupiah diperkirakan akan mengalami penguatan pada periode Juli hingga Agustus 2026, meskipun saat ini sempat berada dalam tekanan terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

Pernyataan tersebut disampaikan dalam rapat bersama Komisi XI DPR RI yang membahas pelemahan rupiah yang sempat menembus level Rp17.600 per dolar AS.

Dalam forum tersebut, Gubernur BI Perry Warjiyo merespons kritik anggota dewan dengan menegaskan bahwa kondisi yang terjadi perlu dipahami sebagai bagian dari stabilitas nilai tukar, bukan semata-mata posisi kurs.

Ia menjelaskan bahwa rupiah masih berada dalam kondisi stabil jika dilihat dari pergerakan volatilitas yang tercatat dalam kisaran sekitar 5,4 persen dalam periode 20 hari terakhir.

Menurutnya, penting untuk meluruskan pemahaman publik bahwa stabilitas tidak selalu berarti penguatan nilai tukar, melainkan kestabilan dalam pergerakan yang tidak terlalu bergejolak.

Perry juga mengungkapkan bahwa posisi rupiah saat ini berada di atas rata-rata asumsi tahunan yang telah ditetapkan sebelumnya, yakni sekitar Rp16.900 per dolar AS. Dalam proyeksi tersebut, rupiah diperkirakan berada dalam rentang Rp16.200 hingga Rp16.800.

Ia menambahkan bahwa secara pola historis, rupiah cenderung mengalami tekanan pada periode April hingga Juni setiap tahunnya. Namun, Bank Indonesia melihat adanya potensi penguatan pada paruh kedua tahun, khususnya Juli hingga September 2026.

Perry menyatakan keyakinannya bahwa pola musiman tersebut masih akan terjadi, sehingga rupiah berpeluang menguat pada periode yang diproyeksikan. (*)

Editor: Radifan Setiawan
Video Production: Ramadhan Aji Prakoso
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved