Sabtu, 6 Juni 2026

Nasional

Dedi Mulyadi Ditangisi Pemilik Warung yang Kiosnya Dibakar Perusuh, Gubernur Turun Tangan

Minggu, 3 Mei 2026 20:32 WIB
Tribunnews.com

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru.

TRIBUN-VIDEO.COM - Nandang (60) terpukul setelah usaha warung kecilnya dibakar massa perusuh di hari buruh atau May Day.

Dia adalah pemilik warung di kawasan Tamansari, Bandung.

Warungnya turut dari sasaran pembakaran massa tak dikenal yang berbuat onar.

Isi warungnya mulai dari rokok, bensin, tabung LPG dan yang lainnya ludes terbakar dengan kerugian belasan juta.

Tidak hanya itu, hal membuat Nandang makin terpukul, usaha warung kecilnya merupakan usaha dengan modal hasil pinjaman yang belum lunas.

Alhasil Nandang pun kian kebingungan karena dia tetap harus melunasi utangnya sedangkan usaha warungnya hangus.

Nandang pun menangis di hadapan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau Kang Dedi Mulyadi (KDM) memohon bantuan.

Hal ini diakui KDM di media sosial pribadinya, Minggu (3/5/2026).

Dalam unggahan KDM, terlihat Nandang memasang wajah lesu dan tertunduk mengingat musibah yang menimpanya ittu.

"Ini dengan Bapak Nandang. Bapak Nandang ini menangis di hadapan saya karena kios tempat jualan rokok, bensin, ya, gas LPG 3Kg dibakar oleh para perusuh saat mereka melakukan upaya kerusuhan di Kota Bandung saat May Day," kata KDM.

Dedi Mulyadi pun berusaha menenangkan Nandang yang tampak masih syok atas musibah tersebut.

Rupanya KDM membantu melunasi utang Nandang dalam membangun usaha warung semi permanennya tersebutt.

Baca: Begini Isi Surat dan Permintaan Roy Suryo Cs ke DPR RI terkait Kasus Ijazah Jokowi

Baca: Tak Biasa! Papan Reklame di Iran Tutup Mulut Trump dengan Selat Hormuz, Warga: Bukti Iran Tangguh

"Sekarang Pak Nandang sudah tenang. Bapak jangan ngalamun. Utang pembuatan kios dan modal kiosnya sudah lunas, ya," kata Dedi Mulyadi.

Tidak hanya itu, untuk tetap mendapatkan penghasilan demi anaknya yang masih sekolah, Nandang juga diberi pekerjaan oleh Dedi Mulyadi.

"Bapak nggak punya beban dan mulai hari Senin Pak Nandang kerja. Jadi apa? Tenaga kebersihan di tempat Bapak jualan. Oke, salam buat istrinya," ujar KDM.

Dedi mengatakan setiap peristiwa pasti ada hikmahnya.

Untuk pelaku kerusuhan, kata dia, akan diproses secara hukum berdasarkan undang-undang yang berlaku.

"Dan selanjutnya apabila mereka di bawah umur, pasti ada ketentuan undang-undang yang mengaturnya dan saya sebagai Gubernur siap membina anak-anak itu untuk menjadi anak-anak yang tidak lagi berbuat onar di Kota Bandung," ungkapnya.

Diketahui, selain warung milik Nandang, pos polisi di Jalan Tamansari, Kota Bandung juga hangus dibakar massa saat aksi peringatan Hari Buruh Internasional (May Day), Jumat (1/5/2026) kemarin.

Pemilik warung, Nandang (60), mengatakan peristiwa itu terjadi menjelang malam saat massa aksi mulai bergerak ke arah Jalan Tamansari.

Saat itu warung Nandang sudah tutup pukul 17.00 WIB seperti biasanya.

Nandang mengaku tidak menyangka kerumunan yang awalnya dianggap sebagai aktivitas biasa, berujung pada pembakaran.

“Saya kira awalnya ada acara atau hiburan, karena sering ada anak-anak muda kumpul di sini (taman di bawah flyover). Tidak menyangka jadi seperti ini,” kata Nandang dikutip dari Tribun Jabar.

Warung Nandang yang berukuran sekitar 2,5 meter itu menjual kebutuhan sehari-hari seperti kopi, rokok, gula, hingga gas elpiji.

Seluruh barang dagangan termasuk televisi dan uang tunai, tidak terselamatkan.

Nandang memperkirakan kerugian dari bangunan dan modal usaha mencapai sekitar Rp15 juta, belum termasuk uang tunai yang ikut terbakar.

(*)

Artikel ini telah tayang di TribunnewsBogor.com dengan judul Nangis di Depan KDM, Nasib Pilu Nandang Warungnya Dibakar Perusuh May Day, Usaha Hasil Utang Ludes

Editor: Dimas HayyuAsa
Video Production: Latif Ghufron Aula
Sumber: Tribunnews.com

Tags
   #Dedi Mulyadi   #warung   #Gubernur

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved