Berita Terkini
Eagle 44 Jadi Momok AS! Pangkalan Bawah Tanah Iran Tak Tersentuh Serangan Trump
Unduh aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk mendapatkan pengalaman baru.
TRIBUN-VIDEO.COM - Iran membangun pangkalan udara bawah tanah bernama Oghab 44 atau Eagle 44 untuk melindungi jet tempurnya dari serangan musuh.
Pangkalan ini berada ratusan meter di bawah tanah dan tersembunyi di kawasan pegunungan.
Oghab 44 bukan sekadar bunker dan menjadi pangkalan paling vital yang sulit dihancurkan oleh musuh.
Fasilitas ini merupakan pangkalan udara lengkap dengan hanggar, pusat komando, hingga depot bahan bakar.
Jet tempur Iran bahkan dapat bergerak melalui terowongan bawah tanah sebelum diluncurkan ke permukaan.
Lokasinya disebut berada di wilayah strategis dekat Selat Hormuz.
Titik ini dianggap cukup dekat untuk menjangkau target militer, namun tetap terlindungi oleh lapisan batuan keras.
Baca: Siaga Serangan! Iran Perbaiki Pangkalan Rudal Bawah Tanah yang Pernah Dibombardir AS-Israel
Strategi IRGC ini bertujuan menjaga kelangsungan kekuatan udara Iran.
Terutama menghadapi keunggulan teknologi militer Amerika Serikat dan sekutunya.
Pembangunan Oghab 44 juga memanfaatkan teknik kuno Persia, yakni sistem terowongan bawah tanah Qanat.
Teknologi ini kemudian dikembangkan menjadi fasilitas militer modern yang tahan terhadap serangan udara.
Sayangnya, ada satu kelemahan dari pangkalan ini.
Jet tempur harus keluar ke permukaan melalui landasan pacu untuk beroperasi.
Jika landasan tersebut dihancurkan, maka seluruh sistem pertahanan akan lumpuh.
Meski demikian, keberadaan Oghab 44 menjadi simbol strategi pertahanan Iran.
Iran mampu menyembunyikan kekuatan militer di bawah tanah untuk menghadapi potensi serangan besar.
Terbaru, AS mengklaim melancarkan serangan ke Oghab 44 pada akhir Maret 2026.
Sebuah citra satelit menunjukkan bahwa Iran mengalami kerusakan parah pada pusat kendali rahasianya tersebut.
Namun klaim itu belum direspons oleh Iran hingga saat ini.
(Tribun-Video.com/TheWeek.in)
Video Production: Arie Setyaga Handika
Sumber: Sumber Lain
Berita Terkini
AS Minta Akses Penuh Ruang Udara RI meski Pernah 18 Kali Melanggar Kedaulatan
3 hari lalu
Konflik Timur Tengah
Siaga Serangan! Iran Perbaiki Pangkalan Rudal Bawah Tanah yang Pernah Dibombardir AS-Israel
3 hari lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Pakar China Sebut AS Gagal Blokade Selat Hormuz: 7 Kapal Lolos, 4 di Antaranya terkait Iran
3 hari lalu
Berita Terkini
Video Evakuasi Tentara Israel dari Lebanon ke Haifa Usai Digempur Serangan Hizbullah
3 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.