Selasa, 28 April 2026

Tribunnews Update

Dampak Perang Timur Tengah, IEA Sebut Puluhan Aset Energi Rusak Parah dan Ancam Ekonomi Global

Senin, 23 Maret 2026 16:22 WIB
Sumber Lain

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Kepala Badan Energi Internasional, Fatih Birol, mengungkapkan bahwa sedikitnya 40 aset energi mengalami kerusakan sangat berat akibat konflik yang melanda kawasan Timur Tengah. Ia menjelaskan bahwa kerusakan tersebut terjadi di sembilan negara di kawasan, mencakup fasilitas energi yang terdampak serius (23/3/2026).

“Setidaknya empat puluh ... aset energi di wilayah ini rusak parah atau sangat parah di sembilan negara,” kata Fatih Birol kepada National Press Club di ibukota Australia.

Birol menilai, kondisi ini menimbulkan ancaman besar bagi perekonomian global.

Baca: IDF Tegaskan Konflik Timur Tengah Terus Berlangsung Walau Trump Mulai Kurangi Operasi Militer

Ia memperingatkan bahwa tidak ada negara yang akan sepenuhnya aman dari dampak krisis apabila konflik terus berlanjut ke arah yang sama.

Menurutnya, krisis di Timur Tengah saat ini memiliki dampak gabungan yang lebih berat dibandingkan dua guncangan minyak pada era 1970-an.

Bahkan melampaui efek yang ditimbulkan terhadap pasar gas akibat perang Rusia-Ukraina.

Baca: Trump Kerahkan 2.200 Marinir ke Timur Tengah, Picu Spekulasi Transisi Taktik Menuju Operasi Darat

Lebih lanjut, Birol menyampaikan bahwa pihaknya tengah melakukan konsultasi dengan sejumlah pemerintah di kawasan Eropa dan Asia.

Terkait kemungkinan pelepasan cadangan minyak tambahan.

Ia menegaskan bahwa langkah tersebut akan dipertimbangkan dengan melihat kondisi pasar secara menyeluruh.

Baca: Iran Gempur 55 Lokasi AS-Israel dan Sasar Pangkalan Diego Garcia, Hujani Timur Tengah Pakai Rudal

Termasuk melalui analisis dan diskusi bersama negara anggota.

Sementara itu, situasi semakin memanas ketika Iran tetap mempertahankan kontrolnya di Selat Hormuz.

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, memberikan ultimatum selama 48 jam kepada Teheran untuk membuka jalur tersebut bagi seluruh kapal.

Baca: Rangkuman Perang Timur Tengah: Iran Meradang Ladang Gas Terbesar Dibom, Ancam Serang Energi Teluk

Ia menegaskan bahwa jika permintaan itu tidak dipenuhi AS akan mengambil langkah tegas.

Dengan menargetkan infrastruktur pembangkit listrik Iran. (Tribun-Video.com)

Baca juga berita terkait di sini

Artikel ini telah tayang di Al Arabiya dengan judul At least 40 energy assets ‘severely’ damaged in Mideast war, IEA chief says

Editor: Panji Anggoro Putro
Reporter: Thalia AshrizarDhanessa
Video Production: Tegar Melani
Sumber: Sumber Lain

Tags
   #TRIBUNNEWS UPDATE   #perang   #konflik   #Timur Tengah   #energi   #ekonomi

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved