Tribunnews WIKI

Depresi, Menyerang Psikologis

Jumat, 16 Agustus 2019 12:07 WIB
TribunnewsWiki

TRIBUN-VIDEO.COM - Depresi (gangguan depresi mayor) adalah penyakit yang umum terjadi yang memengaruhi secara negatif perasaan, cara berpikir, dan cara bertindak dari seseorang.

Depresi menyebabkan perasaan sedih atau kehilangan minat pada aktivitas yang pernah dinikmati.

Depresi dapat menyebabkan berbagai masalah emosional dan fisik serta dapat menurunkan kemampuan seseorang untuk beraktivitas dengan baik ketika di kantor maupun di rumah.

Depresi diperkirakan terjadi pada satu dari 15 orang dewasa (6,7%), serta satu dari enam orang (16,6%) akan mengalami depresi pada suatu saat dalam hidup mereka.

Depresi dapat menyerang kapan saja, tetapi rata-rata, pertama kali muncul pada akhir remaja hingga pertengahan 20-an.

Wanita lebih cenderung mengalami depresi daripada pria.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa sepertiga wanita akan mengalami saat-saat depresi besar dalam hidup mereka.

Bentuk Depresi

1. Gangguan depresi persisten (juga disebut dysthymia) adalah depresi yang berlangsung selama setidaknya dua tahun.

Seseorang yang didiagnosis mengalami gangguan depresi persisten mungkin memiliki saat-saat depresi berat bersamaan dengan periode gejala yang kurang parah, tetapi gejalanya harus berlangsung selama dua tahun untuk dianggap sebagai gangguan depresi persisten.

2. Depresi pascapersalinan jauh lebih serius daripada "baby blues" (gejala depresi dan kecemasan yang relatif ringan yang biasanya hilang dalam dua minggu setelah melahirkan) yang dialami banyak wanita setelah melahirkan.

Wanita dengan depresi pascapersalinan mengalami depresi berat selama kehamilan atau setelah melahirkan (depresi pascapersalinan).

Perasaan sedih, cemas, dan kelelahan yang menyertai depresi pascamelahirkan mungkin menyulitkan para ibu baru untuk menyelesaikan kegiatan sehari-hari untuk diri mereka sendiri dan untuk bayi mereka.

3. Depresi psikotik terjadi ketika seseorang mengalami depresi berat plus beberapa bentuk psikosis, seperti memiliki keyakinan palsu yang keliru (delusi) atau mendengar serta melihat hal-hal tidak didengar atau dilihat oleh orang lain.

Gejala psikotik biasanya memiliki tema depresi, seperti delusi rasa bersalah, kemiskinan, atau penyakit.

4. Gangguan afektif musiman ditandai dengan timbulnya depresi selama bulan-bulan di musim dingin, ketika sinar matahari kurang.

Depresi ini umumnya meningkat selama musim semi dan musim panas.

Depresi musim dingin, biasanya disertai dengan penarikan sosial, peningkatan tidur, dan penambahan berat badan, diperkirakan kembali setiap tahun dalam gangguan afektif musiman.

5. Gangguan bipolar meski berbeda berbeda dari depresi, tetapi bipolar dikategorikan sebagai depresi karena seseorang dengan gangguan bipolar akan mengalami suasana hati yang buruk.

Hal tersebut menyebabkan bipolar memenuhi kriteria sebagai depresi berat (disebut “depresi bipolar”).

Contoh tipe lain dari gangguan depresi yang baru ditambahkan ke klasifikasi diagnostik DSM-5 termasuk gangguan disregulasi suasana hati yang mengganggu (didiagnosis pada anak-anak dan remaja) dan gangguan premenstrual dysphoric (PMDD). (2)

Gejala Depresi

Gejala harus bertahan setidaknya dua minggu untuk diagnosis depresi.

Gejala depresi dapat bervariasi dari ringan hingga berat, seperti:

Merasa sedih yang berlarut-larut
Kehilangan minat atau kesenangan dalam aktivitas yang pernah dinikmati
Perubahan nafsu makan yang menyebabkan penurunan berat badan atau kenaikan yang tidak terkait dengan diet
Kesulitan tidur atau bahkan terlalu sering tidur
Sering merasa lelah
Meningkatkan aktivitas fisik tanpa tujuan (misalnya, meremas-remas tangan atau mondar-mandir) atau memperlambat gerakan dan ucapan (tindakan yang bisa diamati oleh orang lain)
Merasa tidak berharga atau bersalah
Kesulitan berpikir, berkonsentrasi atau membuat keputusan
Berpikir tentang kematian atau bunuh diri
Penyebab Depresi

Depresi bisa diakibatkan oleh berbagai alasan, seperti peristiwa kehidupan yang mengecewakan atau dirasa penuh tekanan.

Penelitian juga menunjukkan bahwa seiring bertambahnya usia, seseorang akan lebih rentan mengalami depresi.

Beberapa pemicu depresi antara lain:

Peristiwa yang traumatis
Kepribadian
Latar belakang keluarga
Melahirkan
Kesepian
Alcohol dan Narkoba 
Perawatan Depresi

Apabila seseorang merasa dirinya tengah mengalami depresi, maka dianjurkan untuk segera menemui psikiater.

Nantinya, psikiater akan melakukan beberapa metode untuk membantu pasien yang mengalami depresi, yaitu:

Memberikan obat antidepresan
Melakukan psikoterapi
Terapi Elektrokonvulsif (ECT), merupakan perwatan yang sering dilakukan kepada pasien depresi berat atau bahkan pasien gangguan bipolar.
Terapi ECT melibatkan stimulasi listrik singkat pada otak ketika pasien berada di bawah pengaruh anestesi.

Seorang pasien depresi biasanya menerima terapi ECT dua hingga tiga kali seminggu untuk total enam hingga 12 perawatan.

ECT telah digunakan sejak tahun 1940-an, dan penelitian bertahun-tahun telah menghasilkan perbaikan besar.

(TRIBUNNEWSWIKI/Ami Heppy)

Artikel ini telah tayang di tribunnewswiki.com dengan judul : Depresi

ARTIKEL POPULER:

Penyakit Steven-Johnson Syndrome

Penyakit Kanker Otak

Penyakit Flu (Influenza) - Penyakit Musiman

TONTON JUGA:

Editor: Aprilia Saraswati
Video Production: Fikri Febriyanto
Sumber: TribunnewsWiki
Tags
   #depresi
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved