Internasional
Netanyahu Isyaratkan Mundur dari Reformasi Peradilan Kontroversial
TRIBUN-VIDEO.COM - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dinilai telah mengisyaratkan mundur dari peradilannya yang kontroversial.
Sebuah artikel menyebut bahwa Netanyahu mengeksploitasi "momen kelemahan kelembagaan dalam sistem hukum".
Mengutip Al Mayadeen pada (1/12), hal itu merupakan hasil dari laporan sumber utama "Israel Hayom" pada (30/11/2025).
Dilaporkan bahwa Netanyahu telah mengusulkan kesepakatan kepada Presiden Israel Isaac Herzog.
Isinya, mengenai pengampunan presiden sebagai imbalan atas penangguhan perombakan peradilan yang kontroversial.
Lantas menurut laporan, Netanyahu meminta Herzog untuk memberinya pengampunan “atas nama kepentingan publik”.
Namun, terdapat perbedaan tajam antara Herzog dan Netanyahu.
Di mana, Herzog membuka kemungkinan mempertimbangkan grasi sesuai aturan hukum.
Baca: Peretas Iran Hanzala Bobol Mobil & Menyusup ke Situs Nuklir Israel, Beri Pesan Jelas ke Netanyahu
Sementara Netanyahu, tetap menolak mengakui kesalahan dalam kasus korupsinya.
Mengingat, permohonan pengampunan Netanyahu tidak disertai janji mundur dari politik.
Ia justru berencana tetap menjabat sebagai perdana menteri pendudukan jika grasi diberikan.
Lantas, analis menilai Netanyahu mulai memberi sinyal mundur dari reformasi peradilan dan merapat ke kubu penentang.
Bahkan, sumber utama juga menilai Netanyahu memanfaatkan lemahnya institusi hukum di tengah tekanan terhadap Jaksa Agung dan Mahkamah Agung.
Baca: Kesiapan Yaman untuk Konfrontasi Mendatang Hadapi Agresi AS-Israel di Medan Perang Timur Tengah
Editor Video: Tama
Video Production: Bayu Pratama
Sumber: Tribun Video
TRIBUNNEWS UPDATE
Rangkuman AS-Iran: Rusia Intai Pangkalan AS, 500 Pasukan Washington Serakat Dibom Iran saat Sembunyi
Minggu, 29 Maret 2026
Konflik Timur Tengah
6 Warga Palestina Tewas di Khan Yunis, Israel Kian Ingkari Gencatan Senjata Gaza
Minggu, 29 Maret 2026
Konflik Timur Tengah
Iron Dome Jebol! Rudal Iran Hantam Pusat Perang dan Radar Kendali Israel
Minggu, 29 Maret 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Citra Satelit Rusia Mata-matai Pangkalan AS, Berbagi Data ke Iran hingga Sukses Bom Aset Washington
Minggu, 29 Maret 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Iran Bom 2 Lokasi Persembunyian Tentara AS di Dubai, Diduga 500 Prajurit Sekarat: Kuburan Pasukan AS
Minggu, 29 Maret 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.