Rabu, 3 Juni 2026

Tribunnews Update

Panglima TNI Izinkan Batalyon Tempur Keluar Barak & Diterjunkan Ikut Tangani Pelaku Begal

Rabu, 27 Mei 2026 10:18 WIB
Tribunnews.com

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menyetujui soal pelibatan jajaran TNI ikut menangani aksi begal.

Hal itu disampaikan Kapuspen TNI Brigjen Muhammad Nas pada Selasa (26/5).

Baca: Polisi Buka Suara Soal Pocong Begal di Cirebon, Imbau Warga Tetap Waspada

Meski Jenderal Agus memberikan lampu hijau, Nas menyebut Panglima TNI tidak memberikan instruksi khusus.

Hanya saja Jenderal Agus mengizinkan jajaran TNI untuk melakukannya dengan prinsip kehadiran di lapangan merupakan bagian membantu Polri.

Dengan begitu diharapkan dapat menciptakan wilayah yang aman dan kondusif.

Baca: [FULL] Perintah Tembak Begal di Tempat, Pakar Ingatkan Polri soal HAM hingga Belajar Kasus KM 50

“Tidak ada instruksi khusus dari Panglima TNI untuk operasi pemberantasan begal, namun menyetujui atau mengizinkan jajaran TNI untuk melakukannya dengan prinsip kehadiran prajurit di lapangan,” ujar Nas

Di satu sisi, Nas juga menjawab soal kekhawatiran sebagian kalangan terkait rencana ini.

Adapun salah satu kekhawatiran kelompok masyarakat sipil adalah rencana itu berpotensi melahirkan kekerasan berlebihan di ruang sipil.

Baca: Sahroni Sindir Pigai soal Larangan Tembak Begal di Tempat: Mending Jadi Kapolri Saja Sekalian!

Namun, Nas menegaskan bahwa hal itu tidak perlu dikhawatirkan.

Pasalnya prajurit TNI berada dalam kedali dan sasarannya adalah pelaku begal.

"Saya rasa tidak ada yang perlu dikhawatirkan karena yang dilakukan dalam kendali dan arahnya ke pelaku begal," kata Nas.

Diketahui sebelumnya, pelibatan prajurit TNI dalam patroli penanganan begal memunculkan perdebatan.

Baca: Hotman Meledak! Pigai Bilang Begal Tak Boleh Ditembak, Hotman: Coba Mikir! Pantas Jadi Menteri HAM?

Di satu sisi, pemerintah menilai kehadiran TNI diperlukan untuk memperkuat rasa aman masyarkaat.

Namun, sejumlah pengamat menilai penanganan kriminal jalanan tetap menjadi ranah kepolisian. (Tribun-Video.com)

Baca juga berita terkait di sini

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Kapuspen TNI Jawab Kekhawatiran Soal Rencana Pelibatan Prajurit dalam Mengatasi Begal di Jakarta

Editor: Panji Anggoro Putro
Reporter: Maria Nanda Ayu Saputri
Video Production: Ardrianto SatrioUtomo
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved