Kamis, 28 Mei 2026

Tribun Video Update

Netanyahu Isyaratkan Mundur dari Reformasi Peradilan yang Kontroversial: Eksploitasi Momen Kelemahan

Senin, 1 Desember 2025 07:16 WIB
Sumber Lain

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dinilai telah mengisyaratkan mundur dari peradilannya yang kontroversial.

Sebuah artikel menyebut bahwa Netanyahu mengeksploitasi "momen kelemahan kelembagaan dalam sistem hukum".

Baca: Balas Dendam Hizbullah Respons Agresi Israel: Bunuh Komandan Al-Tabatabai, Berhak Pilih Waktu Tepat

Mengutip Al Mayadeen pada (1/12), hal itu merupakan hasil dari laporan sumber utama "Israel Hayom" pada (30/11/2025).

Dilaporkan bahwa Netanyahu telah mengusulkan kesepakatan kepada Presiden Israel Isaac Herzog.

Isinya, mengenai pengampunan presiden sebagai imbalan atas penangguhan perombakan peradilan yang kontroversial.

Baca: Israel Diam-diam Menyusup dan Serang Negara Arab, Korban Sipil & Militer Berjatuhan Kena Rudal

Lantas menurut laporan, Netanyahu meminta Herzog untuk memberinya pengampunan “atas nama kepentingan publik”.

Namun, terdapat perbedaan tajam antara Herzog dan Netanyahu.

Di mana, Herzog membuka kemungkinan mempertimbangkan grasi sesuai aturan hukum.

Baca: Militer Israel Berada dalam Kondisi Kritis, Komandan Senior Memperingatkan Ketegangan Katz & Zamir

Sementara Netanyahu, tetap menolak mengakui kesalahan dalam kasus korupsinya.

Mengingat, permohonan pengampunan Netanyahu tidak disertai janji mundur dari politik.

Ia justru berencana tetap menjabat sebagai perdana menteri pendudukan jika grasi diberikan.

Baca: Lokasi Hizbullah Jadi Sasaran Serangan Udara Israel, Militer: Dapat Informasi Berdasarkan Intelijen

Lantas, analis menilai Netanyahu mulai memberi sinyal mundur dari reformasi peradilan dan merapat ke kubu penentang.

Bahkan, sumber utama juga menilai Netanyahu memanfaatkan lemahnya institusi hukum di tengah tekanan terhadap Jaksa Agung dan Mahkamah Agung. (Tribun-Video.com)

Baca juga  berita terkait di sini

Artikel ini telah tayang di Al Mayadeen dengan judul Pardon for power: Netanyahu to retreat on reform if given immunity

# TRIBUN VIDEO UPDATE # Perdana Menteri # Israel # Netanyahu # reformasi
Editor: Panji Anggoro Putro
Reporter: Yessy Arisanti Wienata
Video Production: Hadiyya QurrataAyyuun
Sumber: Sumber Lain

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved