Tribunnews WIKI
Nasi Megono, Makanan Khas Asal Pekalongan
TRIBUN-VIDEO.COM - Nasi Megono merupakan makanan khas Pekalongan yang menunjukkan kuatnya akar sejarah dalam sebentuk panganan.
Namun nasi megono dapat ditemui di daerah Kabupaten Pekalongan, Kabupaten Batang sampai Kabupaten Pemalang.
Sajian nasi megono merupakan nasi putih yang diberi potongan nangka muda yang telah dikukus bersama parutan kelapa dan bumbu rempah.
Dalam bahasa Indonesia, megono memiliki arti kata 'mergo' dan 'ono' yang berarti sebab dan ada.
Sejarah
Sejarah nasi megono berawal dari budaya Keraton Yogyakarta pada masa Kerajaan Mataram Kuno.
Pada zaman dulu terdapat sebuah ritual ada berupa Upacara Bekakak.
Upacara Bekakak merupakan pemberian sesaji yang dilakukan oleh wilayah lain dalam kekuasaan Mataram Kuno.
Bersama sesaji lain, nasi megono juga disuguhkan dalam upacara adat tersebut.
Lambat laun, nasi megono menjadi hidangan sesajen saat Upacara Bekakak.
Pada saat itu bentuk nasi megono seperti tumpeng yang pinggirannya diisi oleh gudangan, nangka muda, dan urapan.
Di daerah Pantura, nasi megono dihidangkan sebagai persembahan kepada Dewi Sri agar mendapatkan hasil panen yang melimpah.
Kemudian saat agama Islam masuk, nasi megono berfungsi sebagai suguhan untuk acara tahmid dan tahlil yang diselenggarakan di masjid.
Saat ini nasi megono tidak dibuat untuk tumpeng di berbagai acara agama.
Bentuk nasi megono tidak seperti tumpeng.
Namun saat ini dibungkus menggunakan daun pisang atau jati yang dipadukan dengan ikan asin serta tempe mendoan.
Bahan
Bahan utama membuat nasi megono.
- 1,5 kg nangka muda
- 1 buah kelapa parut
- 5 siung bawang merah
- 5 buah cabai hijau
- 5 buah cabai merah
- 5 buah cabai rawit
- Bunga kecombrang
- 3 lembar daun salam
- Bumbu yang harus dihaluskan
- 4 siung bawang merah
- 2 siung bawang putih
- 3 butir kemiri
- 1 ruas lengkuas
- 2 lembar daun jeruk
- 1 sdm terasi
- 1 sdt merica bulat
- 1 sdt ketumbar bulat
- Garam secukupnya
Cara Pembuatan
- Masukkan semua bahan ke dalam kukusan.
- Kukus semua bahan sekitar 30 menit sampai 40 menit, hingga semua bahan matang
- Jika semua bahan telah matang, angkat dan tempatkan ke dalam wadah yang cukup besar.
- Kemudian aduk semua bahan dan mencicipinya. Apabila kurang asin dapat ditambahkan garam.
- Setelah itu nasi megono dapat disajikan.
(TRIBUNNEWSWIKI/Afitria Cika)
ARTIKEL POPULER:
Baca: Nasi Ulam - Kuliner Khas Betawi
Baca: Nasi Gegok - Makanan Khas Trenggalek
Baca: Nasi Liwet - Kuliner Khas Solo
TONTON JUGA:
Video Production: Panji Yudantama
Sumber: TribunnewsWiki
Live Update
Respons Banjir Pekalongan, Kodim 0710 Bangun Dapur Umum untuk Warga Terdampak
6 hari lalu
Tribunnews Update
Banjir Rendam Pekalongan: 7 Perjalanan Kereta Dialihkan hingga Ada Wilayah yang Diakses Pakai Perahu
Sabtu, 17 Januari 2026
Regional
Agar Tak Mubazir, Sisa Makan Bergizi Gratis Siswa di Dapur MBG Boleh Dimanfaatkan Warga Pekalongan
Minggu, 7 Desember 2025
Regional
Persaingan Ketat Relawan MBG Desa Gejlig Pekalongan, dari Ratusan Pendaftar hanya Dipilih 47 Orang
Sabtu, 15 November 2025
Saksi Kata
Rugi Tertipu Rp 2,6 M Demi Anak Masuk Akpol, Janji Kuota Khusus dari Kapolri Ternyata Bohong
Kamis, 6 November 2025
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.