Terkini Nasional

Viral Taksi Online Dapat Order Antar Jenazah dari Pabrik, Dirut RS & Polisi Ungkap Fakta Sebenarnya

Minggu, 14 Juli 2019 10:48 WIB
Kompas.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Viral unggahan seorang pengemudi taksi online mendapat orderan untuk mengantar jenazah.

Hal tersebut disampaikan di akun Facebook Paichan melalui grup Facebook Sahabat Grab Jakarta pada Jumat (12/7/2019).

Dalam unggahannya, pengemudi taksi online itu mendapat orderan di sebuah pabrik di Sentul untuk mengantar jenazah ke rumah sakit di Cibinong, Bogor.

Namun pemesan tersebut tidak memberikan penjelasan sama sekali.

"Tahu kah paman.. hari ini saya bawa mayat ke rs. sentra medika cibinong... demi grab, uang dan pahala, Ceritanya ada order masuk dr pt prista sentul, mobil disuruh mundur,

saya pikir ini bawa bos pabrik yg takut panas, atau bawa barang, saya tanya aman satpam, bawa barang apa orang dijawablah bawa orang pak.... ok... saya jawab..," tulis driver online dari postingan viralnya.

Namun sayangnya dalam postingan tersebut sang driver hanya menuliskan asumsinya saja tanpa bertanya lebih jelas kepada pengorder.

"Dan gak mungkin dong saya tanya org sakit atau orang mati, karena posisi jemput di pabrik dan siang hari,' tulisnya lagi.

Terkait mayat yang dibawanya itu pun ternyata hanya dugaan sang sopir.

"Begitu keluar ternyata digotong sdh ditutupi kain.. sempat bingung masukinnya... dlm benak saya yg utama membantu, semoga bisa tertolong,tetapi saat kain tersingkap wajah orgnya sdh pucat mulut rapat, wah mayat ini dalam hati," tulisnya.

Dikutip dari Kompas.com, Direktur Utama RS Sentra Medika Cibinong Bogor, Lanjar, mengatakan dalam catatan tidak ada jenazah yang diantar taksi online selama beberapa hari terakhir.

Dia mengatakan ada dua jenazah yang di antara tetapi di antaranya sekarat di perjalanan dan meninggal dunia di rumah sakit pada Senin (8/7/2019) dan Jumat (12/7/2019).

"Kalau yang kemarin itu dari Citeureup ibu rumah tangga 72 tahun, kalau yang laki-laki usia 56 dari perusahaan tapi hari Senin kejadiannya, dan dibawa dari rumah oleh temannya," kata Lanjar, kepada Kompas.com, Sabtu (13/7/2019).

Lanjar kembali menegaskan bahwa tidak mayat yang di antar oleh taksi online dan meminta pihak kepolisian melakukan investigasi.

"Jadi, kami memang enggak nerima mayat dari ojek online dan bisa ditanya ojek online-nya, diinvestigasi, karena identitasnya pasti ada, apalagi sudah jadi mayat," ucap dia.

Sedangkan, Kapolsek Babakan Madang Kompol Wawan Wahyudin mengatakan masih melakukan koordinasi untuk mengetahui berita itu hoaks apa tidak.

"Kami sedang koordinasi tentang nomor HP yang bisa dikonfirmasi sopir itu untuk dimintai keterangan lebih dalam, untuk diperdalam konfirmasinya apakah betul atau hoaks," kata Wawan Wahyudin, Sabtu (13/7/2019).

Kini pihaknya telah melakukan penelusuran ke lokasi untuk mencari pabrik yang disebutkan di unggahan tersebut.

"Langkah-langkah kami adalah koordinasi dengan polsek lain untuk mencari alamat (pabrik) tersebut," terang dia.

Wawan Wahyudin mengatakan seharusnya pengemudi taksi online tersebut melaporkan ke pihak kepolisian jika ada hal yang mencurigakan.

"Seharusnya tidak seperti itu karena ada ambulans, kalau dia tahu itu mayat, kenapa dia mau dan kalau ada kecurigaan begitu lapor kepolisian bagusnya, idealnya begitu seorang driver," ujar dia.

Sementara itu, Camat Babakan Madang, Yudi Santoso, mengatakan tidak ada nama pabrik yang dituliskan oleh akun Paichan sejauh pengamatannya.

"Untuk PT Prista Sentul tidak ada di kawasan industri Sentul mau pun di luarnya, tadi sudah nyari sama Babinsa, Babinmas, juga tidak ada," kata Yudi, kepada Kompas.com.

Simak video di atas! (Tribun-Video.com/April)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Viral Taksi "Online" Antar Jenazah Ini Kata Dirut RS Sentra Medika

ARTIKEL POPULER:

Baca: Klarifikasi Wanita yang Marah-marah Tak Mau Bayar Ongkos Taksi Online

Baca: Viral Wanita Dihujat Netizen hingga Dipecat Perusahaan karena Beri Bintang 1 ke Driver Taksi Online

Baca: Viral Driver Taksi Online Gratiskan dan Bayari Pengobatan Penumpangnya yang Lupa Membawa Dompet

TONTON JUGA:

Editor: fajri digit sholikhawan
Reporter: Aprilia Saraswati
Video Production: fajri digit sholikhawan
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved