HOT TOPIC
Perang Belum Berakhir! Iran Lesatkan Rudal Mematikan, Tentara IDF 'Ngacir', Kepala Netanyahu Diburu
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Militer Iran memperingatkan Israel bahwa perang belum berakhir.
Media yang berafiliasi dengan militer Iran (IRGC) bahkan mengklaim negaranya belum menggunakan rudal yang paling dahsyat.
Rudal tersebut diklaim mampu menimbulkan kerusakan yang dahsyat terhadap wilayah musuh.
Dilansir dari Iran Internasional pada Jumat (8/8), klaim bahwa perang Iran dengan Israel belum berakhir itu disampaikan oleh kepala intelijen IRGC Brigjen Majid Khademi.
“Perang belum berakhir. Kita berada dalam keadaan jeda sementara,” kata Brigjen Majid.
Baca: Pertumpahan Darah di Depan Mata, Citra Satelit Tunjukkan Israel Mulai Siapkan Pasukan Caplok Gaza
Sementara itu sebelumnya, Iran juga telah memperbaiki semua sistem pertahanan udaranya yang rusak akibat serangan Israel.
Stok rudal pencegat yang tidak terpakai diklaim mampu menangkis serangan Israel dan bisa menimbulkan kerusakan dalam perang baru nantinya.
Meskipun gencatan senjata diterapkan, namun Iran bersiap menghadapi konfrontasi berikutnya dengan Israel.
Oleh karena itu, intelijen Iran mengatakan bahwa perang dengan Israel belum berakhir.
Sebelumnya Kepala Staf Angkatan Darat Israel juga mengatakan bahwa pertempuran dengan Iran belum berakhir.
Panglima militer Israel secara tegas menolak rencana Perdana Menteri Benjamin Netanyahu untuk merebut wilayah Palestina.
Di tengah tekanan internal, ribuan warga Zionis melakukan aksi demo besar-besaran, mengepung kediaman Netanyahu di Yerusalem.
Mereka mendesak agar perang di Gaza segera dihentikan.
Dikutip dari Reuters.com, Kamis (7/8), aksi protes ini meluas di sejumlah jantung kota Israel.
Mereka menuntut gencatan senjata dan pembebasan para sandera.
Baca: Pasukan Israel Kembali Beraksi di Tepi Barat, Gerebek & Menahan Pemuda Palestina di Jenin-Nablus
Bahkan ratusan tentara IDF dikabarkan menolak ambisi Netanyahu untuk merebut Palestina.
Langkah tersebut berpotensi menjerumuskan pasukan IDF ke dalam perang berkepanjangan.
Hal itu dapat membahayakan nyawa sandera dan tentara Israel sendiri.
Gelombang penolakan ini menjadi pukulan telak bagi Netanyahu yang tengah kehilangan dukungan.
Kini karier politik PM Benjamin Netanyahu berada di ujung kehancuran.
Sementara itu, ratusan ribu warga Zionis dilaporkan beralih mendukung Hamas dalam melawan pasukan Israel. (Tribun-Video.com)
Artikel ini telah tayang di sini.
Video Production: Diah Putri Pamungkas
Sumber: Tribunnews.com
Konflik Timur Tengah
Abu Azrael 'Malaikat Maut' Muncul di Teheran, Sosok yang Paling Ditakuti Pasukan Khusus AS
15 jam lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Iran Berterima Kasih ke Negara-negara NATO yang Tolak Bantu AS Serang Teheran: Tak Tunduk pada Trump
17 jam lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Rangkuman AS-Iran: Rusia Ancam Trump, Negara NATO Beri Info Intel ke Teheran, Pasukan Israel Sekarat
17 jam lalu
Berita Terkini
Sosok Abu Azrael Malaikat Maut Muncul di Teheran, Komandan Milisi Irak yang Ditakuti Pasukan AS
19 jam lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.