Minggu, 12 April 2026

Saat Trump Turun Tangan, Minta Netanyahu Redam Serangan ke Lebanon

Jumat, 10 April 2026 22:24 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mendesak Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu untuk mengurangi intensitas serangan militer ke Lebanon.

Permintaan Trump tersebut muncul di tengah situasi yang semakin memanas, setelah serangkaian operasi militer Israel di wilayah Lebanon yang menewaskan ratusan orang di tengah gencatan senjata antara AS-Iran.

Dalam keterangan resminya, Trump mengonfirmasi bahwa ia telah menghubungi Netanyahu via telepon untuk meminta pengurangan serangan militer Israel di Lebanon.

Lebih lanjut pasca Trump melayangkan desakan kepa Netanyahu, Pemerintah Israel menyatakan bahwa pihaknya membuka opsi untuk melakukan negosiasi langsung dengan Lebanon di tengah meningkatnya eskalasi konflik di kawasan perbatasan kedua negara.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Perdana Menteri Benjamin Netanyahu sebagai bagian dari langkah diplomatik yang disebut bertujuan meredakan ketegangan.

Dalam keterangannya, Netanyahu menegaskan bahwa potensi pembicaraan dengan Lebanon akan difokuskan pada dua isu utama, yakni pelucutan senjata kelompok Hizbullah serta upaya membangun hubungan yang lebih stabil dan damai di masa mendatang.

Meski membuka ruang dialog, Israel menegaskan bahwa operasi militernya di wilayah Lebanon tetap berjalan.

Serangan yang menyasar target yang diklaim terkait Hizbullah disebut sebagai langkah defensif untuk mencegah ancaman yang lebih besar.

Analis menilai, langkah ini menunjukkan pendekatan ganda yang diambil Israel, yakni tetap melanjutkan tekanan militer sambil membuka jalur diplomasi.

Sementara anggota parlemen Hizbullah, Ali Fayyad mengatakan kelompoknya menolak negosiasi langsung dengan Israel dan menuntut prinsip nasional untuk penarikan Israel, penghentian permusuhan, dan kembalinya penduduk ke desa dan kota mereka.

Saksikan LIVE UPDATE selengkapnya hanya di YouTube Tribunnews!

Editor: Srihandriatmo Malau
Sumber: Tribunnews.com

Tags
   #Donald Trump   #Israel   #Lebanon   #Iran   #genjatan senjata

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved