Jumat, 29 Mei 2026

VIRAL NEWS

Korban Penembakan Aparat Malaysia 6 Orang Bukan 5, 1 Terkonfirmasi Tewas, Polisi Selangor Buka Suara

Selasa, 28 Januari 2025 15:02 WIB
Kompas.com

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Peristiwa penembakan Warga Negara Indonesia (WNI) oleh Agensi Penguatkuasa Maritim Malaysia (APMM) di Perairan Tanjung Rhu, Selangor, Malaysia masih terus didalami.

Terbaru, korban penembakan ternyata berjumlah enam orang bukan lima orang.

Dikutip dari kompas.com pada Selasa (28/1/2025), hal itu dikonfirmasi oleh Anggota DPD RI asal Aceh, Sudirman Haji Uma.

Haji Uma menjelaskan bahwa dari enam korban tersebut, satu di antaranya, warga Riau, meninggal dunia.

Sementara itu, tiga orang sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Serdang.

Sedangkan warga Aceh, Muhammad Hanafiah, dirawat di Rumah Sakit Klang.

Baca: Duga Ada Pelanggaran HAM! PAN Desak Pemerintah Malaysia Usut Penembakan 5 WNI secara Transparan

Satu korban lainnya, Andry Ramadhana, saat ini berada di tempat pengasingan.

Untuk saat ini kondisi korban yang sedang dirawat sudah menunjukkan tanda-tanda perbaikan, meski masih secara berangsur.

Haji Uma mengatakan bahwa informasi mengenai kejadian ini ia dapatkan dari salah satu korban, Andry Ramadhana, yang merupakan warga Kabupaten Pidie Jaya.

Menurut pengakuan Andry, kata Haji Uma, boat yang ia tumpangi berisi 26 orang.

Setelah terjadi kejar-kejaran, boat tersebut ditembak dari jarak sekitar 20 meter dari belakang.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 03.00 waktu setempat, Jumat (24/1/2025), di perairan pinggiran laut Banting, Selangor.

Para korban dikejar hingga ke perbatasan jalur pelayaran kapal besar.

Baca: Aparat Malaysia Tembak 5 WNI di Selangor, Diduga Lewati Jalur Ilegal, 1 Tewas, Kemlu RI Buka Suara

Di tengah pengejaran, boat WNI tersebut berhasil meloloskan diri masuk ke hutan bakau di Banting, Selangor.

Aparat APMM tidak melanjutkan pengejaran karena kehilangan jejak.

Menurut Andry, mereka sama sekali tidak melakukan perlawanan saat kejadian.

Ia juga tidak mengetahui kesalahan apa yang telah mereka lakukan.

Kejadian ini juga dikonfirmasi oleh Ketua Polis Selangor, Dato' Hussein Omar Khan pada Jumat (26/1/2025) lalu.

(Tribun-Video.com/Kompas.com)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Anggota DPD RI: Korban Penembakan Aparat Malaysia Ternyata 6 Orang, Bukan 5"

Editor: Danang Risdinato
Reporter: Sandy Yuanita
Video Production: Okwida Kris Imawan Indra Cahaya
Sumber: Kompas.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved