To The Point
Geger Pagar Laut Tangerang, Kholid Nelayan Pemberani Disorot, Debat Sengit Singgung Logika Penjajah
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Belakangan ini, geger soal kabar pagar laut sepanjang 30 km di Tangerang, Banten.
Bersamaan dengan kabar tersebut, seorang nelayan bernama Kholid dari Desa Krojo viral di media sosial.
Ia disorot karena wawasannya yang luas saat berdebat terkait pagar laut tersebut.
Kholid pun dikenal vokal menolak pembangunan pagar laut itu karena berdampak buruk bagi para nelayan.
Baca: Beda dari Arahan Prabowo, Menteri KKP Minta Pagar Laut di Tangerang Tak Dibongkar: Itu Barang Bukti
Dilansir Surya.co.id, Senin (20/1/2025) ia menjabarkan kerugian, yakni penurunan drastis pendapatannya akibat pagar laut tersebut.
"Otomatis banyak kerugian dengan saya," kata Kholid.
Selain itu, Kholid juga mengaku sempat dihubungi seseorang yang memintanya untuk tidak mengurusi masalah di Tangerang.
Ucapan pria itu membuat Kholid teringat sebuah buku berjudul Logika Penjajah karya Yai Midi.
Baca: 600 Anggota TNI AL Mati-matian Bongkar Pagar Laut Misterius di Tangerang, Terkendala: Susah Dicabut
Menurut Kholid, sebagai seorang nelayan tidak boleh berpikir parsial karena itu merupakan ciri-ciri penjajah.
Kholid pun mengibaratkan, pemasangan pagar laut di Tangerang seperti kedaulatan negara yang dicaplok korporasi.
Pasalnya, menurut Kholid, korporasi selalu berbicara untung dan rugi, tapi tidak mementingkan keadilan bagi rakyat.
(Tribun-Video.com/Surya.co.id)
Artikel ini telah tayang di Surya.co.id dengan judul Siapa Kholid? Nelayan Pemberani yang Debat Soal Pagar Laut Tangerang, Ingatkan Logika Penjajah
Program: To The Point
Host: Ninaagustina
Editor Video: Muna Salsabila
Uploader: bagus gema praditiya sukirman
#pagarlaut #tangerang #kholid #nelayan #pemberani #debat #sengit
Reporter: Ninaagustina
Video Production: Muna Salsabila
Sumber: Tribunnews.com
TRIBUNNEWS UPDATE
3 Nelayan Tewas dan 5 Hilang Imbas Kebakaran Kapal Penangkap Ikan Teri KM Indah Sakti di Belawan
2 hari lalu
Local Experience
Suku Bajo, Pengembara Laut Tradisional yang Hidup di atas Perahu dan Hidup dari Hasil Nelayan
5 hari lalu
LIVE UPDATE
4 Jam Terapung dengan Jeriken, Nelayan Situbondo Selamat seusai Kapal Pecah Dihantam Ombak
Selasa, 31 Maret 2026
Live Update
LIVE UPDATE SIANG: Nelayan Terapung di Laut Bali Dievakuasi, Pekerja WiFi Tewas di Atap Rumah Warga
Selasa, 31 Maret 2026
Regional
LIVE UPDATE: Nelayan Situbondo Ditemukan Terapung di Laut Bali, Pekerja WiFi Tewas di Magetan
Selasa, 31 Maret 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.