Tribun Video Update
Pengamat Sebut Kenaikan PPN 12 Persen Bisa Batal, Butuh 'Political Will' Prabowo: Merem Aja Beres!
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru.
TRIBUN-VIDEO.COM - Direktur Parameter Politik Indonesia (PPI), Adi Prayitno, menyatakan bahwa polemik mengenai kenaikan tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi 12 persen dapat diakhiri dengan mudah.
Menurutnya, yang diperlukan hanyalah kemauan politik dari Presiden Prabowo sendiri.
Baca: Muncul Pro dan Kontra Perkara PPN Naik Jadi 12% di 2025, Elite Saling Tuding bakal Bebani Rakyat
Adi menyatakan, Presiden Prabowo bisa saja mengajukan inisiatif perubahan aturan tersebut ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).
Hal itu diungkapkan Adi Prayitno lewat unggahan di Instagram-nya, Minggu(22/12/2024).
Dikutip dari Tribunnews, Rabu (25/12/2024), Adi menegaskan, jika ada niat untuk mengubah aturan terkait kenaikan PPN 12 persen, prosesnya tak akan sulit.
Pasalnya, mayoritas fraksi di DPR adalah bagian dari koalisi pemerintah.
Baca: PDIP Bantah Salahkan Prabowo soal PPN Naik 12%, Deddy Sitorus: Hanya Minta Kaji Ulang
Sebagaimana diketahui, pemerintahan Presiden Prabowo dapat menyesuaikan tarif PPN melalui mekanisme APBN Penyesuaian atau Perubahan.
Pengajuan perubahan tarif PPN oleh pemerintah dilakukan dengan persetujuan DPR.
Dalam hal ini, melalui - yang bertanggung jawab atas kebijakan fiskal dan perpajakan. (Tribun-Video.com)
Baca juga berita terkait di sini
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Kenaikan PPN 12 Persen Bisa Dibatalkan, Hanya Butuh 'Political Will' Presiden Prabowo
# TRIBUN VIDEO UPDATE # kenaikan pajak # PPN # Prabowo # DPR
Reporter: Isti Ira Kartika Sari
Video Production: Erik Pratama
Sumber: Tribunnews.com
Tribun Video Update
Ketegangan AS & Iran Terus Meningkat, Bagher Ghalibaf: Teheran Bersumpah Tak akan Buka Selat Hormuz
13 jam lalu
Tribun Video Update
Update Perang Timur Tengah: 100 Gelombang Serangan Iran Buat Kekuatan Militer AS & Israel Hancur
13 jam lalu
Tribun Video Update
IRGC Peringatkan Global: Kabel Data Bawah Laut di Selat Hormuz Rentan, Picu Pemadaman Listrik Parah
13 jam lalu
Tribun Video Update
Trump Perluas Eskalasi, AS Susun Daftar Sekutu NATO Tak Dukung Perang Iran: Berpotensi Kena Sanksi
14 jam lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.