Nasional
PDIP Bongkar Dugaan Kecurangan Bobby Nasution di Pilkada Sumut, Tuduh Libatkan Oknum Polisi
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM — Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Djarot Saeful Hidayat mengungkapkan sejumlah kecurangan yang dilakukan Bobby Nasution, menantu Joko Widodo di Pilkada Sumatera Utara (Sumut) 2024.
Bobby Nasution merupakan calon Gubernur Sumut nomor urut 1 berpasangan dengan Surya, Bupati Asahan dua periode.
Pasangan Bobby-Surya didukung oleh 10 partai politik (parpol) yaitu NasDem, Gerindra, PAN, PKB, Perindo, PPP, PKS, Golkar, Demokrat, dan PSI.
Sementara lawannya adalah paslon nomor urut 2 Edy Rahmayadi dan Hasan Basri Segala yang didukung 6 parpol yaitu PDIP, Hanura, Partai Gelora, Ummat, PKN, dan Partai Buruh.
Djarot Saeful Hidayat mengatakan berbagai macam cara dilakukan untuk memenangkan Bobby Nasution di Pilkada Sumut.
"Berbagai macam cara dilakukan untuk bisa memenangkan Bobby Nasution melalui kecurangan-kecurangan yang menggunakan partai coklat (parcok), bansos, PJ kepada daerah-daerah dan desa," katanya dalam konferensi pers di kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Jalarta Pusat, Kamis (28/11/2024).
Baca: Bobby Nasution Unggul di Pilkada Sumut, Jokowi-Iriana Terbang ke Medan Ajak Cucu Jalan jalan
Djarot merinci intimidasi parcok kepada pemerintah desa di Sumut untuk dijadikan sebagai tim sukses Bobby-Surya di dalam pemungutan suara.
Bahkan, katanya ada oknum di polsek untuk mengamankan suara Bobby.
Tapi kata Djarot, pihaknya mendapati mereka yang mengetahui kecurangan itu berupaya dibungkam.
"Saya bertemu dengan beberapa teman di sana termasuk orang-orang desa yang diintimasi oleh parcok, saya bilang sebaiknya kalau bicara apa adanya dan mau bersaksi. Tapi dia takut kenapa? Karena akan dicari-cari dan sudah dicari-cari salahnya terutama di dalam pemerintahan dan anggaran desa," beber Djarot.
"Semua ini membuat mereka hingga mereka merasa ketakutan. Inilah bentuk intimidasi secara nyata dan dia mengatakan pada saya mohon maaf Pak Djarot saya tidak berani," tambah Djarot.
Baca: Oposisi Israel Desak Gencatan Senjata di Gaza Demi Pulangkan Sandera, Singgung Kepedulian Netanyahu
Meski demikian, Djarot menyebut tim PDIP di Sumut telah menghimpun dan mengumpulkan barang bukti.
Nantinya barang bukti tersebut katanya akan diadukan lewat Bawaslu.
Djarot berharap laporan itu dapat ditindaklanjuti sesuai prosedur.
Walau Djarot menduga ada oknum penyelenggara Pemilu yang "masuk angin" dan akan menjegal laporannya.
Atas temuan itu, Djarot mengingatkan bahwa menang atau kalah dalam demokrasi adalah hal wajar.
Tapi Djarot mempersoalkan cara yang ditempuh Bobby dalam meraih kemenangan itu karena tergolong tidak wajar.
PDIP Beberkan Kecurangan Menantu Jokowi Bobby Nasution di Pilkada Sumut, Libatkan Oknum Polisi
(*)
Artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com dengan judul PDIP Beberkan Kecurangan Menantu Jokowi Bobby Nasution di Pilkada Sumut, Libatkan Oknum Polisi
#tribunjakarta #pilkada2024 #beritaterkini #bobbynasution #pdiperjuangan #pdip #jokowi #jokowidodo #sumut #sumutnews
Video Production: Ignatius Agustha Kurniawan
Sumber: Warta Kota
Tribunnews Update
Beda Klaim Kapolda Papua Tengah dengan Warga soal Anggota KKB yang Tewas: Nopison Pelajar SMA
3 hari lalu
Tribunnews Update
Serang Pengendara dan Lakukan Perusakan Kendaraan, Anggota KKB Tewas Ditembak Polisi di Papua Tengah
3 hari lalu
Tribunnews Update
Sosok Brigadir Arya Supena Intel Polda Lampung yang Gugur usai Ditembak Maling Motor
3 hari lalu
Tribunnews Update
Penembak Brigadir Arya di Lampung Diduga Rebut & Bawa Kabur Senpi Korban, Polisi Buru Pelaku
3 hari lalu
Tribunnews Update
Detik-detik Polri Gerebek Markas Judi Online di Hayam Wuruk Jakarta, Sebanyak 321 WNA Ditangkap
4 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.