Terkini Nasional

Ibunya Meninggal di Bus Primajasa, Anak Nurhayati Menangis Digendong Sopir: Mamah Kenapa Tidur Terus

Jumat, 15 Februari 2019 21:39 WIB
Tribun Video

TRIBUN-VIDEO.COM - Seorang wanita meninggal dunia di dalam Bus Primajasa jurusan Garut-Jakarta, Selasa (12/2/2019).

Saat diperiksa polisi, tak ada satu pun identitas yang ditemukan dari barang bawaan korban.

Namun setelah kabar meninggalnya korban tersebar, seorang pria yang merupakan suami korban mengkonfirmasi bahwa korban adalah keluarganya.

"Jadi karena tak ada identitas, kami sebarkan info di sosmed. Keesokan harinya ada warga katanya suami korban datang ke polsek bawa kartu identitas yang foto wajahnya sama dengan korban," kata Kanit Reskrim Polsek Tarogong Kidul, Ipda Aji kepada Tribun-Video pada Jumat (15/2/2019).

Berdasarkan informasi dari suami, korban adalah Nurhayati, warga Kampung Cisonari, Desa/Kecamatan Cigedug, Kabupaten Garut.

Nurhayati diduga meninggal karena sakit, karena sempat mengeluh pusing kepada suaminya.

"Korban sebelumnya mengeluh pusing ke suami, jadi korban meninggal karena sakit. Diduga hipertensi," ucapnya.

Jenazah korban pun telah diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan.

"Keluarga korban menolak untuk diautopsi, jadi langsung kami seharkan ke pihak keluarga." tutup Ipda Aji.

Jenazah Nurhayati pun dibawa pulang pihak keluarga.

Sejumlah awak dari PO Bus Primajasa turut mengantar kepulangan jenazah Nurhayati ke kediamannya.

Dalam video yang beredar, tampak seorang pria mengenakan seragam PO Bus Primajasa menggendong satu dari tiga anak Nurhayati.

Sejumlah awak Bus Primajasa tampak menangis.

Setelah menggendong anak lelaki Nurhayati, sopir bus itu turut menggendong anak perempuan Nurhayati.

"Mamah mau pulang hari Rabu, bakal beli jeruk. Kenapa mamah tidur terus," ujar anak pertama Nurhayati sembari menangis.

Tangis keluarga dan orang-orang yang menyaksikan momen tersebut pun pecah.(Tribun-Video/Alfin Wahyu Yulianto)

ARTIKEL POPULER:

Benarkah Mie Ayam Tugu Lilin Pajang Solo Pakai Pesugihan Pocong? Yuk Mampir ke Warungnya

Sabu Senilai Rp 18 Milliar dari Malaysia Dimusnahkan BNN Sulsel

Ahmad Dhani Tulis Surat untuk Mamanya dari Rutan: Penjara adalah Sekolah Ilmu Tinggi Kesabaran

Editor: fajri digit sholikhawan
Reporter: Alfin Wahyu Yulianto
Video Production: Octavia Monica Putri
Sumber: Tribun Video
Tags
   #Primajasa   #Kabupaten Garut
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved